Regular Expressions (REGEX) Di Google Analytics

Regular Expressions atau bahasa Indonesianya adalah ekspresi regular (Google Analytics juga menggunakan kata ini) adalah cara terbaik untuk menyederhanakan pekerjaan membosankan di Google Analytics.

Regex merupakan teks khusus yang digunakan sebagai bentuk pencarian. Teks ini sebenarnya sangat sederhana, seperti file berakhiran .txt seperti teks.txt dan bentuk ekspresinya adalah seperti : .*\.txt

Atau bentuk lebih kompleksnya seperti sebuah password yang mempunyai delapan karakter dengan kombinasi minimal 1 huruf, 1 angka dan 1 karakter khusus, seperti:

^(?=.*[A-Za-z])(?=.*\d)(?=.*[$@$!%*#?&])[A-Za-z\d$@$!%*#?&]{8,}$

Karakter Khusus

Walaupun ada beberapa perbedaan antara menggunakan Regex dalam berbagai aplikasi. Ada hokum dasar yang diterapkan kepada seluruh aplikasi tersebut, sehingga jika anda mempelajari bagaimana menggunakan Regex untuk Google Analytics, maka anda bisa menggunakannya untuk aplikasi lainnya.

Ada beberapa karakter khusus yang tidak bisa anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari dan harus dipisahkan dengan backslash ( \ ) agar dikenali sebagai karakter.

| digunakan sebagai Atau suhardimunir|blog cocok dengan suhardimunir atau blog
. Titik cocok dengan karakter apa saja (huruf, nomor atau simbol) suhardimunir.web cocok dengan suhardimunir.web, suhardimunir5web,

suhardimunir$web

^ Tanda memulai ^suhardimunir cocok dengan suhardimunir.web tetapi tidak cocok dengan www.suhardimunir.web
$ Tanda untuk mengakhiri suhardimunir$ cocok dengan www.suhardimunir tetapi tidak cocok dengan suhardimunir.web
( ) Untuk mengelompokkan (blog|es).suhardimunir cocok dengan blog.suhardimunir.web dan www.suhardimunir.web
\ Untuk karakter normal www\.suhardimunir\.web\.id

Jika anda ingin menggunakan karakter-karakter ini, anda harus menambahkan sebuah backslash (\).

. ^ $ * + - ? ( ) [ ] { } \ |

Sebagai contoh, jika anda ingin mencocokkan URL www.suhardimunir.web.id, anda harus memisahkan tanda titik agar dikenali sebagai titik seperti: www\.suhardimunir\.web\.id  Jika tidak dipisahkan, tanda titik akan cocok dengan karakter apa saja sehingga akan menjadi www5suhardimunir5web5id.

Ekspresi Regular di Google Analytics

Ekspresi ini bisa digunakan untuk menyaring dan mensegmentasikan hampir semua scenario di Google Analytics. Beberapa contoh penggunaan REGEX di Google Analytics yaitu memasukkan beberapa buah IP untuk disaring sehingga trafik yang berasal dari IP tersebut tidak akan muncul dalam laporan data. Penggunaan lainnya adalah untuk menghentikan spam yang menggunakan hostname.

Hostname adalah tempat darimana sebuah kunjungan berasal. Sebagai contoh untuk hostname adalah sebagai berikut.

www.suhardimunir.web.id             youtube.com

suhardimunir.web.id                      suhardimunir.web.id.googleweblight.com

blog.suhardimunir.web.id              paypal.com

translate.googleusercontent.com    webchache.googleusercontent.com

Bentuk ekspresi regularnya seperti berikut:
^www\.suhardimunir\.web\.id$|^suhardimunir\.web\.id$|^blog\.suhardimunir\.web\.id$|^translate\.googleusercontent\.com$|^youtube\.com$|^suhardimunir\.web\.id\.googleweblight\.com$|^paypal\.com$|^webcache\.googleusercontent\.com$

Tip Menggunakan Regex di GoogleAnalytics

a. Untuk memisahkan tiap hostname, anda harus menggunakan sebuah bar atau karakter pipa atau | (Alt + 124).

b. Tanda titik dan tanda hubung dianggap sebagai karakter khusus di Regex, sehingga harus ditambahkan backslash ( \ ) sebelumnya.

c. Cobalah cari cara terbaik untuk mencocokkan sebanyak mungkin hostname, sebagai contoh, jika anda ingin mencocokkan blog.suhardimunir.web.id, es.suhardimunir.web.id, www.suhardimunir.web.id, anda tidak perlu menambahkan seluruhnya ke Espression, cukup dengan menghindari menggunakan nama-nama yang umum)

d. Tidak boleh ada spasi.

e. Batas karakter di Regex adalah 255 buah, jadi cobalah untuk menggunakan karakter seefektif mungkin karena anda cukup memasukkan 1 buah filter untuk hostname.

f. Jangan tambahkan bar | di awal atau di akhir expression.

Silakan sampaikan komentar Anda