Navigasi Laporan : Bagian 1

Beginner 2.3

Pengantar

Pada pelajaran sebelumnya, kami telah menunjukkan kepada anda bentuk tampilan paling atas dari laporan “Ikhtisar Pemirsa”. Pada bagian paling bawah laporan, ada sebuah link untuk “tampilan laporan penuh”, dimana anda bisa melihat versi lanjutan dari tiap laporan pemirsa di bagian kiri navigasi.

Ketika anda membuka laporan secara penuh, anda akan melihat tautan di bagian bawah pemilih segmen yang berfungsi untuk mengubah tipe data berbeda di tampilan laporan. Tampilan “Ikhtisar” adalah kumpulan dari dimensi yang dikategorikan oleh “Perolehan”, Metrik tingkah laku dan konversi. Ini akan memudahkan untuk menginterpretasikan metrik ini dalam konteks corong pemasaran yang telah dibahas pada Unit 1.

“Pemakaian Situs” menunjukkan metrik kebiasaan, yaitu seperti jumlah pengguna, sesi per pengguna, pengguna baru, sesi, halaman per sesi, dan rata-rata durasi per sesinya. “Sasaran” akan menunjukkan metrik berdasarkan jumlah tujuan yang telah anda konfigurasi dan hanya akan muncul jika anda telah menseting sasaran di Google Analytics sebelumnya, dimana akan kita diskusikan nanti bagaimana caranya menentukan sasaran ini. Dan “Ecommerce” akan menunjukkan metrik transaksi jika anda telah menyeting pelacakan ecommerce di Analytics. Sekarang pembahasan kita kembali ke tampilan Summary.

Di bawah grafik terdapat skema data. Anda bisa melihat bahwa kolom pertama menunjukkan dimensi standar “Negara” dimana kategori demografi terakhir yang kita pilih pada laporan Ikhtisar. Anda bisa menukarnya antar dimensi lainnya seperti kota, kontinen, subkontinen dengan mengklik tautan di atas skema data. Ini sangat penting untuk diketahui bahwa anda juga bisa menambahkan dimensi lainnya ke skema data ini untuk analisa yang lebih khusus lagi. Ini kita sebut sebagai dimensi kedua, merupakan teknik umum ketika menganalisa data. Sebagai contoh, anda bisa menambahkan dimensi kedua dari “kategori perangkat” ke laporan lokasi untuk melihat perangkat apa saja yang digunakan oleh pengguna di negara berbeda ketika mengunjungi situs anda.

Disini anda melihat seluruh baris skema yang menampilkan sebuah segmen berbeda dari trafik di dimensi “negara”. Perlu diingat bahwa Analytics hanya akan menampilkan 10 baris data saja. Untuk melihat baris selanjutnya, pergunakan menu pulldown “tampilkan baris” di bagian kanan bawah tampilan data untuk memilih seberapa banyak data yang ingin dilihat, atau gunakan tanda panah kiri kanan untuk menggulung layar per 10 baris. Jika anda ingin melihat seluruh kolom, anda bisa menggunakan bar gulir di bagian bawah laporan.

Anda dapat menganalisa skema data di dalam bentuk berbeda. Klik tiap kolom di skema tadi, data akan di urut dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya. Tanda panah di bagian atas kolom menunjukkan kolom mana yang sedang disorting. Secara standarnya, Analytics mengurut laporan berdasarkan pengguna.

Ini juga akan berguna untuk memfilter skema data untuk hanya fokus kepada trafik segmen yang signifikan. Pergunakan bagian filter di bagian atas skema untuk memasukkan hanya baris dimana dimensi utama berisi filter yang telah ditentukan. Sebagai contoh, jika anda ingin melihat pada data negara tertentu saja seperti India, maka dari pada menggulir layar di tampilan skema, lebih baik tulis saja “India” di bagian filter dan Analytics akan menampilkan data dari segmen yang terdapat kata “India”nya. “Tingkat lanjut”, selanjutnya di kotak pencarian, berfungsi untuk menerapkan beberapa aturan tingkat lanjut sewaktu memfilter data. Kita akan bahas cara ini pada pembahasan tingkat lanjut nantinya.

Tampilan Laporan

Di sebelah tautan “tingkat lanjut”, ada beberapa pilihan visualisasi berbeda, yaitu:

  • Tampilan “skema data” adalah visualisasi standar dari kebanyakan laporan. Tampilan ini akan menyusun data yang dipecah oleh akuisisi, kebiasaan, dan metrik konversi bagi audien dan laporan akuisisi.
  • Ikon “grafik pie” membuat sebuah grafik berbentuk lingkaran berdasarkan data anda. Ini akan membantu anda untuk membandingkan persentase secara keseluruhan seperti seberapa banyak pengguna yang menggunakan desktop, tablet dan perangkat bergerak lainnya. Anda dapat memilih metrik mana dari laporan anda harus ditampilkan dalam bentuk lingkaran ini menggunakan menu pulldown.
  • Tampilan “performance” menunjukkan sebuah grafik batang dari data anda. Ini membantu untuk membandingkan secara individu segmen secara berdampingan seperti negara mana yang membawa trafik terbanyak. Anda juga bisa menggunakan menu pulldown untuk memilih beberapa metrik untuk ditampilkan dalam bentuk batang.
  • Tampilan “comparison” menunjukkan sebuah grafik batang sehingga anda bisa melihat secara cepat entri di skema mana yang tinggi atau rendah secara rata-rata di metrik tertentu. Jika nilai yang diberikan lebih baik dari pada rata-rata secara keseluruhan, dia akan berwarna hijau. Jika datanya lebih rendah dari rata-rata keseluruhan, dia akan berwarna merah. Sekali lagi, anda bisa menggunakan menu dropdown untuk memilih metrik apa saja yang ingin ditampilkan.
  • Terakhir, tampilan “Pivot” membuat skema poros pada baris dan kolom yang bisa menampilkan nilai dimensi berbeda sebagai perbandingan. Sebagai contoh, sebuah tabel poros dapat menampilkan rasio pentalan dari Google Store dan jumlah sesi dari tiap halaman landing dan tipe perangkat digunakan.

Report Visualization

  • Next to the “advanced” link, there are several different visualization options:
  • The “data table” view is the default visualization for most reports. This organizes your data in a table broken out by acquisition, behavior, and conversion metrics for the audience and acquisition reports.
  • The “pie chart” icon creates a pie chart based on your data. This helps you compare the percentages of a whole such as how many users are on desktops, tablets, and mobile phones. You can choose which metric from your report should display in the pie chart using the pulldown menu.
  • The “performance” view shows a bar graph of your data. This helps you compare individual segments side by side like which countries bring in the highest traffic. You can also use the pull-down menu to select various metrics to be represented as bars.
  • The “comparison view” shows you a bar graph to quickly see whether each entry in the table is performing above or below the site average for the selected metric. If the value for a given row is better than average, it appears green. If it’s below average, it appears red. Again, you can use the drop-down menu to select which metric should be displayed.
  • Finally, the “Pivot” view creates a pivot table in which both rows and columns can show different dimension values for comparison. For example, a pivot table could show The Google Store the bounce rate and number of sessions for each landing page and device type.

Sumber:

Video : https://analytics.google.com/analytics/academy/course/6/unit/2/lesson/3

Teks : https://support.google.com/analytics/answer/6383012

Free Hit Counters
Web Site Hit Counters

Silakan sampaikan komentar Anda