Menseting Metrik Khusus

Advanced 2 4

Dengan metrik khusus ini anda dapat mengumpulkan metrik yang anda inginkan dan sesuai dengan tipe bisnis. Data terkumpul nanti bisa berupa jumlah iklan yang tampil di halaman, bandwidth diperlukan untuk menampilkan sebuah halaman, atau jumlah total dari tampilan halaman di saat kanal pemasaran mengantarkan pengguna ke situs anda.

Sama persis dengan Dimensi Khusus, anda mengumpulkan data metrik khusus menggunakan Javascript yang ditempatkan di sebuah halaman. Ketika seorang pengguna membuka halaman tersebut atau melakukan suatu tindakan tertentu, metrik khusus akan mengirimkannya sebagai sebuah tambahan parameter di hit.

Sebagai contoh, toko Google Merchandise sedang promo besar-besaran untuk menjual barang bermerek Android dan ingin mengetahui kanal mana yang paling berkontribusi terhadap tampilan halaman bermerek Android tadi. Disini mereka bisa memasukkan kode pelacakan pada halaman dagangan bermerek Android tadi yang memicu tiap hit pageview dan berapa banyak labanya pada metrik khusus di Google Analytics.

Untuk pengaturan sebuah metrik khusus, pergilah ke Admin, pilih property mana yang anda inginkan untuk dimasukkan metrik ini. Kemudian klik “Custom Definitions” dan “Custom Metrics”, kemudian klik “New Custom Metric”.

Pertama kali anda harus memberi nama terhadap metrik khusus ini. Kemudian harus menentukan jangkauannya. Ini semuanya berdasarkan bagaimana data metrik ini dihasilkan. Tidak seperti dimensi, metrik khusus hanya bisa memiliki sebuah jangkauan pada hit atau produk saja.

  • Jika memilih ‘hit’, metrik khusus akan ditambahkan dengan tiap hit yang dikirimkan melalui kode pelacakan dan dijumlahkan pada Google Analytics.
  • Jika dipilih ‘produk’, metrik khusus akan ditambahkan berdasarkan biaya yang diperuntukkan terhadap produk tersebut. Untuk kali ini, kita akan memilih hit, karena kita ingin metrik ini mengirimkan hit pageview pada halaman barang-barang bertema Android saja.

Kemudian, kita harus menentukan format dari Metrik Khusus ini. Anda bisa memilih integer dasar, desinal, atau nilainya berdasarkan waktu. Dikarenakan kita menginginkan untuk melihat seluruh pageview, kita bisa mengirim sebuah integer dasar sebagai “satu” dari tiap hit. Ini akan menaikkan Metrik Khusus di Google Analytics oleh “satu” tiap hit memicu oleh sebuah pageview.

Anda juga menentukan nilai maksimum dan minimumnya dimana Analytics akan memproses metrik ini dan memasukkannya pada laporan anda. Ini bisa membantu untuk mencegah nilai yang tiba-tiba besar atau kecil sewaktu dikumpulkan dan akan mempengaruhi tingkat akurasi laporan. Tentu kita tidak ingin rentangnya melampaui 1, kita akan menset nilai minimumnya menjadi 0 dan nilai maksimumnya adalah 2.

Ceklis standar untuk membuat metriknya aktif. Anda bisa menjadikannya tidak aktif kapan saja dengan menghilangkan ceklis pada kotak ceklisnya. Beberapa data metrik khusus yang telah dikumpulkan dan diproses akan muncul pada laporan, tetapi tidak akan ada data dikumpulkan jika metrik tersebut dibuat tidak aktif. Jika sudah selesai, silakan simpan dengan mengklik tombol “Create”.

Ketika menyimpan metrik khusus pertama kali, anda akan dibawa ke layar dimana anda bisa mengcopy dan mempastekan kode Javascript ke halaman yang ingin dilacak. Kemudian klik “Done”.

Anda akan dibawa ke layar overview dimana anda bisa melihat seluruh metrik khusus yang telah diatur pada property. Perhatikan, sama juga dengan “Goals” dan “Dimensi Khusus”, Google Analytics menetapkan sebuah indeks (atau jumlah slot) untuk tiap metrik khusus yang telah dibuat. Anda tidak bisa memilih nomor indeks nama yang akan ditetapkan, mereka akan dibuat otomatis tiap kali anda membuat sebuah metrik khusus.

Setelah menset metrik khusus, anda harus menambahkan kode pelacakan JavaScript yang telah dikopi dari Analytics ke situs untuk mengumpulkan data tiap kali ada hit. Sama juga dengan Dimensi Khusus, masing-masing metrik khusus muncul sebagai sebuah parameter dari pasangan indeks-nilai. “Indeks” mengacu kepada nomor indeks dari metrik khusus yang telah dibuat pada Analytics. Nilai adalah metrik yang akan disertakan di dalam hit.

Ketika seorang pengguna melakukan sebuah kegiatan seperti membuka halaman barang-barang bermerek Android, kode tadi akan mengirimkan melalui sebuah hit dan menambahkan metrik ini pada Analytics menggunakan indeks untuk metrik khusus tersebut.

Ketika merencanakan metrik khusus, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Fikirkanlah tentang bagaimana anda menginginkan metrik ini muncul pada laporan. Anda bisa mengirim metrik khusus dengan nilai tertentu bagi semua hit pada sebuah halaman atau anda bisa menentukan secara khusus nilai-nilai berbeda pada masing-masing hit.

Jika anda gunakan metrik khusus berhubungan dengan dimensi level sesi seperti “source/medium”, fikirkan tentang hit khusus mana yang akan mengakibatkan metrik khusus ini akan meningkat. Jika anda hanya mengharapkan metrik khusus meningkat satu kali saja per sesi, anda harus mendesain pengoleksian data secara khusus.

Sama juga dengan dimensi khusus, anda tidak bisa menerapkan metrik khusus untuk data yang telah dikumpulkan sebelumnya. Jika anda ingin membuatnya lebih mudah untuk mengatur kode pelacakan metrik khusus ini untuk beberapa halaman pada website, silakan belajar pada pelajaran Google Tag Manager di Analytics Academy.

 

Sumber:

Video : https://analytics.google.com/analytics/academy/course/7/unit/2/lesson/4

Teks : https://support.google.com/analytics/answer/7165644

 

Free Hit Counters
Web Site Hit Counters

Silakan sampaikan komentar Anda