Membuat Ebook dengan Ms Word

Microsoft Word mempunyai banyak fitur untuk mempermudah pembuatan sebuah ebook. Anda bisa menggunakan bermacam gaya untuk memformat sebuah ebook atau mengupdate formatnya agar bisa diterapkan di platform yg berbeda.

Anda juga bisa menggunakan tool References untuk membuat sebuah daftar isi secara otomatis. Dapat juga membuat atau menset sebuah template yang dapat dipergunakan dikemudian hari, sehingga kita mempunyai lebih banyak waktu berkonsentrasi membuat isi tulisan. Tidak pusing lagi memikirkan bagaimana layout halaman dan sebagainya. Jika anda sudah menguasai langkah-langkah dibawah ini, anda sudah gampang membuat sebuah ebook.

Berikut caranya.

Format Ebook

Sebelum melangkah lebih jauh, sekedar diketahui, ada lebih dari 20 format umum ebook beredar di dunia sekarang ini. Walaupun dapat dibaca dengan beberapa perangkat berbeda, kita akan menemukan bahwa tidak ada format umum yang dapat dibaca oleh seluruh perangkat.

Hal ini umumnya dikarenakan ukuran layarnya berbeda, ukuran halamannya berbeda, format gambar, ukuran gambar, dan beberapa elemen lainnya pun berbeda pula.

Jika ingin ebook itu dapat dibaca oleh berbagai perangkat, maka haruslah di buat dengan berbagai format. Makanya kita harus mengetahui target pembaca sebelum mulai membuatnya.

Pilihan perangkat yg akan dipakai akan mendikte kita untuk menentukan format yang akan dibuat, dan dari sana kita perlu melakukan suatu penelitian untuk mengetahui spesifikasi tertentu dari tiap perangkat sehingga kita bisa mendesainnya.

Format ebook yang paling popular dan seluruh perangkat dapat membacanya adalah Adobe PDF, ePub, dan HTML. Bentuk-bentuk format ini kompatibel dengan seluruh perangkat dan dapat menampilkan gambar.

Mendesain Ebook dengan Ms Word

Alasan saya memilih Ms Word karena Microsoft Word dapat menyimpan file dalam format .doc, .pdf dan .html. Disamping itu, anda bisa menggunakan program lain untuk mengubah file-file diatas menjadi format lain yang kita inginkan.

Untuk memulai membuat ebook, buatlah sebuah dokumen baru. Jika berencana membuat beberapa ebook dengan layout sama, bisa dibuat sebuah layout dasar dan simpan filenya sebagai Word template. Namun kalau hanya membuat sebuah ebook saja bisa langsung menulis seperti biasa.

Membuat Halaman Judul

Mulai dengan halaman judul. Halaman judul berisi judul buku, sub judul dan nama pengarang, sama saja caranya dengan menulis seperti biasa. Pilihlah teks dan formatnya dengan mengklik bentuk judul di Styles gallery di home tab pada Ribbon toolbar. Pilih subjudul teks dan klik style Subtitle (jika tidak muncul tombolnya di gallery Style, tekanCtrl-Shift-S), ketik Subtitle ke field dan klik apply.

Klik sebuah style di Styles galleryagar diterapkan ke teks yang telah disorot.

Pilih dan formatlah semua teks yang terdapat pada halaman judul. Contoh, anda bisa memilih style Emphasis untuk nama pengarang dan informasi lainnya.

Jika ada sebuah format style tidak sesuai dengan keinginan anda, bisa ditukar dengan klik kanan pada namanya pada Style gallery dan pilih Modify.

Buatlah perubahan yang ingin dilakukan pada font, font size, dan setingan lainnya di Modify Style dialog box, dan klik OK untuk mengakhiri. Seluruh format teks dengan style itu akan berubah secara otomatis dan mencocokkan dengan seting barusan dibuat.

Menyusun Daftar Isi

Setelah selesai membuat halaman judul, kita lanjut ke halaman berikutnya. Pilih Page Layout Breaks, Page untuk membuat halaman baru. Di halaman berikut ini berisikan daftar isi dari buku yang akan ditulis, buatlah judulnya seperti Daftar Isi dan kemudian pilih References, Table of Contents, Insert Table of Contents. Kemudian ‘Show Levels’ ke 1 atau 2 tergantung berapa buah sub judul yang akan dibikin.

Pilih sebuah format dari daftar formatnya dan kemudian klik OK dua kali. Kemudian akan muncul pesan yang mengatakan ‘No table of contents entries found’. Pesan ini muncul karena kita belum membuat daftar isinya. Setelah daftar isi selesai, kita bisa mengupdate daftar isi itu dengan mengklik pesan itu dan tekan F9.

Menset Bab Ebook

Setelah daftar isi selesai, kita lanjut ke halaman baru dengan memilih Page Layout, Breaks, Next Page. Anda akan masuk ke halaman berikutnya. Disana bisa memulai membuat Bab 1 dari ebook tersebut. Tulis heading bab, dan format dengan menggunakan style Heading 1. Tambahkan sub-bab jika diperlukan. Sub-bab diformat menggunakan Heading 2. Heading 1 untuk judul bab dan Heading 2 untuk sub bab. Ini penting dipakai karena Word akan secara otomatis mengkonfigurasikannya ke daftar isi.

Tambahkan tempat menulis teks di konten bab, seperti Text goes here dan format menggunakan Normal style.

Menambahkan Header dan Footer

Agar terlihat profesional, tambahkan sebuah header tentang judul buku, dan tambahkan sebuah footer berisikan nomor halaman. Membuatnya dengan mengklik tab Insert di toolbar Ribbon dan klik Header. Kemudian pilih Edit Header untuk membuat sebuah header. Klik Header & Footer Tools, Link to Previous (jika belum berwarna abu-abu) untuk memisahkan tautan, maka header di tiap bagian akan terlihat berbeda.

Sekarang tulislah judul buku di header atau masukkan beberapa teks yang mengindikasikan apa saja yang perlu ditulis disana, dan format menggunakan sebuah style.

Membuat footer dokumen untuk memberi nomor halaman di halaman pertama bagi bab pertama.

Masih di halaman pertama di bab pertama, pilih Insert, Footer, Edit Footer dan pilih lagi Header & Footer Tools, Link to Previous (jika diperlukan) untuk memisahkan tautan antar bagian footer dan footer di bagian yang sedang dikerjakan. Klik area footer. Di toolbar Ribbon, klik Page Number, Bottom of Page, kemudian pilih sebuah bentuk nomor halaman (seperti Page Number 2).

Sekarang, pilih Page Number, Format Page Number, dan klik Start at. Set nilainya menjadi 1 dan klik OK. Ini untuk membuat footernya berisi nomor, mulailah bab 1 sebagai halaman 1. Klik Close Header and Footer untuk kembali ke halaman dokumen.

Menset Bab berikutnya

Di akhir bab 1 dan akan memulai menulis bab 2, pilih Page Layout, Breaks, Page dan kembali tambahkan judul bab, subheadings dan tempat teks. Formatlah seperti kita memformat bab 1. Atau bisa juga kita kopi dan pastekan format tersebut dari Bab 1 dan mengupdatenya. Lanjutkan seperti langkah-langkah di Bab 1.

Begitu juga untuk bab ketiga dan seterusnya.

Menyimpan Template Untuk Digunakan Dikemudian Hari

Jika format di atas ingin disimpan dan akan dipergunakan dikemudian hari, pilih File, Save As, dan pada bagian ‘Save as type’ pilih Word template (*.dotx). Klik entri Template dibawah nama ‘Microsoft Word’ di bagian kiri atas kotak dialog Save As sehingga file ini bisa disimpan ke folder Template. Buatlah nama template tersebut, dan klik Save. Sekarang dokumen itu bisa disclose.

Jika membuat sebuah ebook menggunakan template yang telah tersimpan itu, pilih File, New, My Templates, dan pilih template ebook yang baru dibuat dari daftar Personal Template. Klik OK, dan siap untuk membuat ebook baru dengan format yg telah tersedia.

Kalau tidak ingin menyimpan templatenya, cukup menyimpan dokumen itu seperti biasa.

Menyimpan Dalam Format Lain

Setelah selesai membuat ebook dan telah tersimpan, kita bisa menyimpannya dengan format lain yaitu dengan ekstensi .rtf atau .html. Caranya pilih File, Save As dan pilih salah satu antara Rich Text Format (*.rtf) atau Web Page (*.htm; *.html). Tulis nama file, dan klik Save.

Kalau ingin menyimpannya dalam bentuk pdf, pilih File, Save & Send, Create PDF/XPS document, dan klik tombol Create PDF/XPS. Tulis nama ebook dan pilih tombol pengoptimalannya dan klik Publish.

Pengujian dengan Format Lain

Membuat sebuah ebook menggunakan Word memberikan banyak pilihan untuk mempublish seperti dalam bentuk .pdf atau mengkonversikannya menggunakan converter online yang dapat didownload melalui internet. Jika membuat ebook merupakan hal baru bagi anda, sebaiknya lakukan beberapa pengujian agar terbiasa menggunakannya.

Buatlah satu atau dua bab terlebih dahulu, kemudian ujilah beberapa tool tersebut untuk memilih metode publikasi mana yang cocok agar dapat dipastikan semuanya bekerja sesuai dengan harapan sebelum kita terlanjur membuang-buang waktu dan tenaga untuk menyusunnya kembali setelah formatnya dirubah.

Kelebihan Microsoft Word adalah sangat mudah disesuaikan dan fleksibel. Format .doc sudah tidak asing lagi dipergunakan di seluruh dunia dan membuat sebuah ebook menggunakan Word relatif gampang.

Silakan sampaikan komentar Anda