Instagram Untuk Bisnis Online

instagram

Di dunia ini, ada lebih dari 500 juta orang pengguna Instagram dimana lebih dari 300 juta merupakan pengguna Instagram tiap hari, dan rata-rata membagikan 95 juta foto dan video per hari. Itulah perkiraan jumlah pengguna Instagram dan angka-angka ini terus bergerak naik tiap harinya. Bayangkan, jumlah ini sangat besar dan merupakan sebuah potensi pasar yang harus diraih oleh semua perusahaan untuk meningkatkan penjualannya.

Pertanyaannya adalah bagaimana cara memanfaatkan peluang ini? Bagaimana agar postingan perusahaan anda bisa bersaing dengan 95 juta foto dan video tiap hari? Bagaimana bisa orang awam bisa membuat konten menarik di Instagram?

Guna menjawab semua pertanyaan di atas itulah makanya anda harus membaca tulisan ini sampai akhir agar memperoleh gambaran menyeluruh bagaimana cara menggunakan Instagram untuk Bisnis Online.

Alasan Menggunakan Instagram Untuk Bisnis Online

Dengan pengguna aktif sebanyak 300 juta orang, Instagram mempunyai pasar potensial bagi perusahaan untuk memasarkan dagangannya masing-masing. Dibandingkan dengan media sosial lain, menurut sebuah penelitian, potensi di Intagram lebih besar. Ini disebabkan pengguna Instagram suka membeli barang yang dikenalnya melalui media sosial ini.

Penelitian tersebut mengungkapkan beberapa kenyataan berikut ini:

  1. Di Instagram, sebuah produk memperoleh perhatian lebih dibandingkan media sosial lainnya. Di Instagram tingkat interaksi sebuah produk dengan followernya mencapai 4%, jauh lebih tinggi dibandingkan Facebook dan Twitter dimana hanya memperoleh interaksi sebesar 0,1% saja.
  2. Sebanyak 70% pengguna Instagram lebih menyukai informasi yang didapat dari platform ini.
  3. Terdapat 62% pengguna Instagram telah memfollow akun dari berbagai produk.
  4. Fakta mengejutkan lainnya adalah hanya 36% dari perusahaan yang menggunakan Instagram sebagai media promosi, sedangkan di Facebook telah mencapai 93%.

Sepanjang sejarahnya, media sosial telah terbukti bisa mempengaruhi seseorang untuk membeli sebuah produk.

Pendapat Ahli Pemasaran Mengenai Instagram

Berdasarkan data diatas, jelas bahwa Instagram mempunyai kelebihan tersendiri, apalagi beberapa ahli pemasaran mengatakan bahwa dengan menggunakan Instagram mereka mendapat beberapa keuntungan, yaitu:

  1. Dengan Instagram bisa terhubung dengan fans mereka secara visual.
  2. Dengan Instagram, seorang pelanggan dapat menunjukkan kepada perusahaan bahwa mereka telah menggunakan produk dan menginspirasi cara menggunakan sebuah produk dengan cara mereka masing-masing.
  3. Instagram merupakan sarana paling efektif untuk berinteraksi dengan konsumen mereka secara langsung.

Formula Agar Berhasil di Instagram

Agar berhasil di Instagram tidak hanya dengan mengandalkan mempublikasikan gambar yang bagus saja, berikut ini beberapa elemen penting agar berhasil di Instagram untuk bisnis online:

  1. Perusahaan harus mempunyai visi dan strategi yang jelas.
  2. Frekuensi mengupdate konten harus konsisten.
  3. Familiar dengan audien
  4. Bentuk visual gambar harus jelas.

Jika anda bisa mengkombinasikan formula di atas, dipercaya bahwa sebuah perusahaan dapat memperoleh hasil signifikan untuk meraih keberhasilan di media sosial.

Agar berhasil memasarkan barang di Instagram, berikut beberapa strategi agar berhasil, yaitu:

  1. Pilihlah 1 hingga 2 tujuan utama

Ketika anda baru memulai menggunakan Instagram dan mempersiapkan untuk memposting agar dapat mendapatkan hasil maksimal, hal paling utama adalah mempunyai tujuan yang jelas kemana arah akun media sosial ini.

Dengan menetapkan tujuan akan dapat membantu anda untuk menetapkan bagaimana strategi yang akan diterapkan di Instagram dan bagaimana bentuk konten yang akan dipublikasikan agar sampai ke target pasar.

Berikut ini beberapa pilihan yang bisa digunakan, yaitu:

  1. Untuk memamerkan produk atau layanan
  2. Membangun komunitas fans
  3. Meningkatkan pengetahuan calon pelanggan terhadap produk.
  4. Menarik perhatian calon konsumen
  5. Meningkatkan loyalitas pelanggan
  6. Menyampaikan berita dan update terbaru dari perusahaan.

Dari ke enam tujuan di atas, silakan pilih satu atau dua buah saja agar akun Instagram anda dapat lebih efektif.

Jika anda masih ragu bagaimana menentukan tujuan menggunakan Instagram, barangkali pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dapat membantu anda untuk menentukan pilihan:

  1. Apa alasan perusahaan sehingga harus menggunakan Instagram?
  2. Bagaimana cara Instagram membantu anda untuk memperoleh tujuan pemasaran secara keseluruhan?
  3. Berapa banyak waktu dan uang yang bisa anda sisihkan untuk Instagram?
  4. Apa kelebihan dan kekurangan Instagram dibandingkan media sosial lainnya?
  1. Menentukan audien Berdasarkan Demografi

Sebenarnya, pemasaran adalah tentang menyampaikan pesan yang tepat ke orang yang tepat dan di waktu yang tepat pula. Oleh karena itu, dengan mengerti demografi dari platform ini akan bisa memastikan target pemasaran yang bagaimana yang ingin diraih oleh perusahaan. Berikut beberapa data sebagai acuan awal menggunakan Instagram.

Umur dan Jenis Kelamin

Berdasarkan umur dan jenis kelamin, berikut data-datanya:

  1. Umur 18 – 29 sebanyak 53%
  2. Umur 30 – 49 sebanyak 25%
  3. Umur 50 – 64 sebanyak 11%
  4. Di atas 65 tahun sebanyak 6%.

Sedangkan berdasarkan jenis kelamin:

Pengguna perempuan sebanyak 29%. Pengguna laki-laki sebanyak 22%.

Selebihnya tidak memberikan informasi

Tempat tinggal

28% tempat tinggalnya di daerah urban, 26% tinggal di suburban, 19% tinggal di daerah rural.

Tingkat pendidikan

31% sedang sekolah tingkat sarjana, 24% telah S1, 23% tamatan SMA atau lebih rendah

Dari data di atas, dapat digambarkan bagaimana peta pengguna Instagram secara keseluruhan. Namun data tersebut tentu saja bisa berubah tergantung negara. Dengan memperoleh informasi di atas, minimal anda telah memperoleh gambaran bagaimana strategi yang akan dilakukan sewaktu melakukan pemasaran lewat media sosial ini.

Mengoptimisasi Profile

Profil di sebuah media sosial merupakan salah satu kunci agar berhasil mengoptimalkan akun tersebut, karena profil bisa diibaratkan sebagai homepage dari sebuah akun. Dengan profil lengkap, anda bisa menyampaikan informasi mengenai layanan produk dan jasa dan juga memberikan peluang untuk memperoleh trafik terhadap website perusahaan. Pada bagian ini, kita akan membahas bagaimana memaksimalkan fungsi profil di Instagram dan cara meningkatkan nilai tambah dari akun tersebut sebanyak-banyaknya.

Bio atau Deskripsi Perusahaan

Deskripsi pada bagian profil merupakan gambaran mengenai perusahaan, apa yang akan perusahaan sampaikan dan perspektif bisnis dan menunjukkan kepada follower anda apa yang menjadi keunggulan ketika menggunakan layanan atau jasa perusahaan. Kebanyakan perusahaan biasanya akan menampilkan hal berikut:

  1. Slogan perusahaan
  2. Siapa anda dan layanan apa yang bisa anda berikan kepada calon pelanggan

Beberapa perusahaan besar menampilkan juga hashtag yang digunakan oleh perusahaan di bionya.

Foto Profil

Foto profil merupakan slaah satu bagian terpenting dari profil Instagram perusahaan. Ketika seseorang melihat postingan atau mengklik profil anda, mereka harus mempunyai kesan bagus terhadap profil tersebut. Beberapa perusahaan besar biasanya menggunakan foto berikut sebagai alternatif sebagai foto profil:

  1. Logo
  2. Logomark (logo tanpa kata)
  3. Maskot

Tautan

Tidak seperti media sosial lainnya, Instagram melarang penggunaan beberapa tambahan tautan di tiap postingan. Hanya satu tautan yang bisa ditulis ketika memposting di Instagram, tautan itupun harus sesuai dengan profil.

Oleh karena itu, anda harus bijaksana untuk menautkan postingan di Instagram. Kebanyakan perusahaan besar menggunakan link ini untuk meningkatkan trafik ke homepage situs mereka, dan tautan ini juga bisa menjadi sebuah cara untuk meningkatkan penjualan salah satu produk mereka. Cara paling efektif adalah ketika ada produk baru, bagikanlah gambar atau video yang relevan di Instagram dan update tautan itu ke halaman spesifik produk tersebut.

Cara Agar Konten Tampil Terdepan

Konten merupakan jantung di Instagram. Foto dan video sebanyak 95 juta dibagikan tiap hari di media sosial ini. Inilah salah satu alasan kenapa terdapat 300 juta orang tetap membuka aplikasi ini tiap harinya. Itu pulalah sebabnya konten menjadi hal terpenting di sini.

Sebelum lanjut ke konten secara praktis, anda harus mempunyai visi yang jelas mengenai tipe konten yang akan disampaikan. Beberapa perusahaan fokus ke produk mereka, sementara perusahaan lain lebih mengutamakan terhadap bagaimana membangun komunitas dan kultur perusahaan. Semuanya tergantung kepada jenis usaha yang sedang dijalankan. Untuk itu, anda harus memulainya dengan menentukan pilar utama bagi konten tersebut.

Jenis Konten Utama

Pondasi utama dari strategi apapun bentuknya adalah membangun tema atau jenis konten yang akan disampaikan. Tiap perusahaan, seberapa pun besar atau kecilnya, pastinya mempunyai beragam konten untuk dibagikan di Instagram. Apakah itu menceritakan tentang karyawan mereka, konten yang fokus ke kultur perusahaan, atau demo produk. Semua bentuk konten ini merupakan ide dasar untuk foto dan video yang akan dijadikan konten di Instagram.

Beberapa bentuk tema atau jenis konten utama bisa termasuk :

  1. Cerita dibalik sebuah kegiatan atau proses produksi
  2. Demo produk
  3. Konten dari pengguna
  4. Konten berisi edukasi tentang produk atau layanan
  5. Kultur perusahaan dengan menunjukkan sisi kemanusiaan dari perusahaan.
  6. Cerita pelanggan
  7. Mendekatkan karyawan ke pelanggan
  8. Dan lain sebagainya.

7 Elemen Konten Instagram Yang Mempunyai Performa Tinggi

Setelah anda dapatkan tema atau bentuk konten yang akan disampaikan (walau dengan seiring waktu mungkin tema ini bisa dilakukan modifikasi atau perubahan), sekarang saatnya untuk melangkah ke perencanaan pembuatan konten. Rencana ini harus bisa menentukan gaya dan rasa estetika di setiap postingan anda. Berikut beberapa hal yang perlu menjadi perhatian:

  1. Bentuk Konten

Bentuk konten sangat penting sekali karena ini akan menjadi ciri khusus dari perusahaan atau produk dan jasa yang ditawarkan. Bentuk konten ini berisi seluruh informasi yang diperlukan bagi sebuah konten dari awal hingga akhir, dari bentuk desain dan layoutnya serta hashtag apa yang akan dipergunakan sewaktu mempostingnya di Instagram. Ketika dipublikasikan di Instagram, anda harus memperhatikan hal berikut:

  1. Komposisinya secara keseluruhan
  2. Pewarnaan
  3. Jenis huruf
  4. Filter
  5. Judulnya
  6. Hashtag apa yang akan dipergunakan
  1. Komposisi

Komposisi konten mengacu ke penempatan elemen visual sehingga tampak artistik. Tidak seluruh pemasar pandai menggunakan kamera, namun demikian, dengan menggunakan beberapa petunjuk ini minimal anda tidak perlu menyewa atau membeli foto untuk beriklan di Instagram, yaitu:

  1. Warna latarnya harus solid
  2. Fokus utama gambar mengacu ke Rule of Thirds.
  3. Berikan sedikit ruang pada bagian atas atau bawah gambar untuk penempatan teks.
  1. Pewarnaan

Dalam hal warna, anda harus memiliki ciri khas. Pilihlah warna khas dari produk atau brand anda sehingga sewaktu melihat warna tersebut di sebuah gambar, pelanggan anda merasa melihat brand perusahaan. Tetapi bukan berarti anda harus selalu menggunakan warna tersebut di setiap postingan, silakan saja berimprofisasi. Yang penting komposisi warna tadi bisa membuat follower menjadi familiar dengan warna perusahaan.

  1. Jenis Huruf

Jika anda akan memposting sebuah kutipan atau teks di gambar, pakailah selalu salah satu jenis jenis huruf secara konsisten. Jenis huruf ini harus sama dengan jenis huruf yang digunakan di logo, website serta bentuk pemasaran lainnya. Jenis huruf pun sama pentingnya dengan warna untuk membuat mereka familiar dengan produk atau perusahaan.

  1. Filter

Aplikasi Instagram memiliki layanan filter untuk mempercantik tampilan foto. Jika anda tidak memiliki kamera yang bagus atau software untuk mengedit foto, anda bisa menggunakan filter ini untuk meningkatkan kualitas tampilan gambar di Instagram. Dengan menggunakan filter ini dapat merubah tampilan dan kesan yang melihatnya.
Tetapi anda jangan menggunakan seluruh filter ini, tetapi pergunakan beberapa bentuk filter saja, dan jadikan sebagai ciri khas perusahaan.

  1. Tulisan

Tulisan di Instagram dibatasi. Anda hanya bisa menulis sebanyak 2.200 karakter saja. Dengan membuat tulisan pada setiap postingan bisa meningkatkan keterikatan follower dengan anda. Disana anda bisa membagikan cerita, memberikan judul gambar, menanyakan sesuatu ke pelanggan dan lain sebagainya. Segala kemungkinan bisa menjadi tidak terbatas, semua tergantung dari kreativitas anda. Yang terpenting adalah pastikan tulisan tersebut berkaitan dengan tujuan utama perusahaan.

  1. Hashtag

Hashtag merupakan salah satu cara untuk mengkategorikan sebuah konten di media sosial. Dengan hashtag, para pengguna Instagram dapat menemukan konten dan akun untuk diikuti. Sebuah penelitian mengatakan bahwa jika sebuah postingan menggunakan 11 buah hashtag di Instagram dapat meningkatkan like, follower, komentar dan keterikatan antara perusahaan dan audiennya, disamping meningkatkan follower terhadap akun Instagram perusahaan.

Tip: Jika anda tidak ingin menggunakan terlalu banyak hashtag di postingan, bisa juga menggunakan hashtag tambahan di komentar.

Silakan cari hashtag apa yang paling cocok untuk perusahaan sehingga bisa digunakan sebagai ciri khas.

Cara Memaksimalkan Akun Instagram

Sebelum membaca tulisan ini tentu anda telah membaca di tulisan lain bahwa konsistensi di media sosial merupakan kunci keberhasilan. Dengan konsistensi dan postingan secara teratur membuat audien mengetahui kapan konten baru dari anda akan mereka dapatkan. Disamping itu, dengan memposting secara teratur bisa memaksimalkan interaksi anda dengan pelanggan.

Sebuah penelitian menemukan bahwa kebanyakan perusahaan memposting di Instagram tiap hari. Kebanyakan dari perusahaan memposting sekitar 1,5 postingan per hari. Penelitian itu juga menemukan bahwa tidak ada korelasi antara meningkatkan jumlah postingan dan penurunan interaksi. Artinya jika anda memposting lebih dari satu postingan per hari tidak akan berdampak buruk terhadap interaksi dengan audien.

Waktu terbaik Memposting di Instagram

Dengan perubahan algoritma Instagram, kapan anda memposting sekarang menjadi salah satu elemen penting oleh Instagram ketika dia harus memutuskan konten apa yang harus ditampilkan ke pemirsa anda. Itulah sebabnya anda harus mempelajari kapan waktunya konten anda memperoleh interaksi terbanyak. Setelah anda dapatkan waktu terbaik untuk posting, konsistenlah untuk membagikan informasi di waktu tersebut.

Cara Konsistem Posting di Instagram

Setelah anda menentukan tema dan kapan waktu untuk memposting di Instagram, salah satu cara terbaik untuk tetap konsisten adalah dengan membuat skedul. Di skedul ini anda harus mencatat semua data yang didapat setelah memposting. Kedepannya, anda akan memperoleh informasi postingan mana yang paling banyak memperoleh interaksi dan kapan waktu paling tepat memposting.

Sayangnya, di Instagram tidak ada layanan untuk menjadwalkan posting. Itu artinya anda tidak bisa membuatkan sebuah skedul untuk memposting di Instagram secara langsung. Untuk itu anda harus minta bantuan ke tool yang ada di Internet, yaitu Buffer.

Cara menggunakan Buffer cukup gampang, cukup ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Upload gambar yang ingin di bagikan ke Buffer. Tambahkan caption seperti hashtag, mention, dan emoji. Lantas buatlah skedulnya.
  2. Ketika waktu memposting tiba, akan ada notifikasi pengingat ke handphone.
  3. Buka notifikasi tadi, pilih Open di Instagram, dan lihat tinjauan postingan.
  4. Jika masih perlu diperbaiki silakan perbaiki untuk terakhir kalinya, dan kemudian bagikan langsung ke aplikasi Instagram

3 Cara Meningkatkan Follower dan Interaksi

  1. Membagikan Ulang Konten Follower

Konten yang beredar di Instagram merupakan konten potensial untuk anda bagikan ulang. Dengan membagikan ulang dapat membangun keterikatan anda dengan follower. Jika telah dibagikan konten mereka yang menarik, maka biasanya mereka pun akan dengan suka rela membagikan ulang konten anda sebagai balas jasa.

  1. Tampilkan Wajah Orang yang Berada Di Perusahaan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa gambar dengan menampilkan wajah seseorang dapat memperoleh 38% lebih banyak like dan 32% lebih banyak orang yang mengomentarinya.

  1. Bagikan Posting di Instagram ke Facebook

Buzzsumo juga mengamati bahwa gambar yang diposting di Facebook melalui Instagram memperoleh lebih banyak interaksi dibandingkan posting langsung di Facebook saja.

Mengukur Keberhasilan

Mengukur performa dan hasil dari usaha dapat membaca tipe konten apa yang paling cocok dan paling banyak interaksinya. Disamping itu, dengan pengukuran ini bisa menentukan strategi bagaimana yang akan dilakukan di masa mendatang.

Perhatikanlah dengan lebih seksama terhadap pertumbuhan audien atau follower anda dan jumlah like dan komentar di tiap postingan. Dengan demikian anda akan memperoleh petunjuk tentang bagaimana bentuk postingan yang paling bagus dan harus ditingkatkan.

Cara Menghitung Tingkat Interaksi di Instagram

Tingkat interaksi dihitung dengan menjumlahkan jumlah like dengan komentar dan dibagi dengan jumlah follower sewaktu postingan itu di upload.

Sebagai contoh, jika sebuah postingan memperoleh 50 buah like dan 12 buah komentar dan sewaktu memposting follower akun itu memiliki 300 follower, artinya tingkat interaksi dapat dihitung sebagai berikut:

  • 50 like + 12 komentar = 62
  • 62 / 300 (follower) = tingkat interaksinya adalah 20.7%.

Buffer Analytics

Dengan menggunakan alitik dari Buffer bisa digunakan untuk memeriksa apakah metrik kunci untuk media sosial seperti Facebook, twitter dan Instagram. Untuk Instagram, analitik ini hanya disediakan bagi akun berbayar. Dengan analitik ini, anda bisa mengurutkan postingan tersebut mulai dari paling populer, paling banyak memperoleh like, dan paling banyak memperoleh komentar. Anda juga bisa menentukan rentang waktu postingan mana yang akan di ukur analitiknya, apakah tujuh hari terakhir, dua minggu terakhir atau sebulan terakhir. Dengan begitu anda bisa mengetahui bagaimana tren yang sedang terjadi dan bagaimana performanya.

Dengan menggunakan analitik ini bisa membantu anda untuk melihat bagaimana efek dari konten yang telah dibuat dan berapa banyak posting per hari dan kapan hari paling pas untuk memposting di Instagram dan mengukur seberapa efektif postingan tersebut berdasarkan seberapa banyak mendapat like dan komentar.

Kesimpulan

Setelah anda melaksanakan strategi pemasaran menggunakan Instagram dengan cara di atas, maka anda akan melihat bagaimana tren dan tipe konten bagaimana yang bisa membantu anda untuk mencapai tujuan perusahaan. Memang tidak mudah untuk membangun follower loyal dan meningkatkan interaksi di media sosial, tetapi dengan pendekatan yang benar dan selalu bereksperimen nantinya anda akan dapat menemukan cara agar beriklan di Instagram bisa lebih efektif sehingga tujuan awal bisa dicapai, yaitu larisnya penjualan.

Semoga bermanfaat.

 

Free Hit Counters
Web Site Hit Counters

Silakan sampaikan komentar Anda