Inbound Marketing: Cara Meningkatkan Penjualan

Perbandingan Strategi Penjualan Inbound dan Outbound

Inbound

Cara beriklan dan penjualan secara tradisional menuju deadlock dan jika anda tidak bersedia mengadopsi metodologi baru ini, anda akan ketinggalan jaman. Disini saya akan menunjukkan perubahan yang terjadi di dunia internet untuk memperoleh pelanggan selamanya dan berkelanjutan. Efek dari cara inbound ini tidak akan seperti cara lama dimana anda yang menghubungi mereka tetapi merekalah yang akan menghubungi anda.

Contoh Kasus

Disini saya akan menyampaikan sebuah kasus sebagai bahan percontohan agar lebih bisa memahami tentang inbound marketing ini.

Ada sebuah perusahaan yang menjual sebuah barang dimana pendapatannya sangat tinggi. Mereka menjual produk dengan harga mahal serta marginnya pun sangat tinggi. Bisnisnya cukup menggiurkan.

Pada dasarnya, perusahaan ini bergerak di bidang penjualan barang. Mereka memiliki sebuah ruangan luas yang penuh dengan pegawai dan pada dasarnya bekerja seperti berikut:

  1. Mereka memiliki daftar calon pelanggan potensial. Daftarnya tersebut sangat panjang dan banyak.
  2. Mereka memiliki sebuah tim yang bekerja untuk menelpon calon pembeli dan mencoba untuk mendemonstrasikan produk tersebut.
  3. Mereka memiliki sebuah tim penjualan yang bekerja untuk menjual produk.

Bisnis ini cukup menguntungkan, tetapi mereka memiliki banyak masalah, diantaranya sangat sulit sekali agar calon pelanggan bersedia mendengarkan produk yang ditawarkan melalui saluran telepon. Tim penelpon ini tugasnya hanya menelpon calon pelanggan dan menggunakan segala upaya dan trik psikologi agar calon pelanggan tersebut bersedia mendengarkan mereka selama 30 detik sebelum mereka memutuskan untuk memutus saluran telepon. Bisa anda bayangkan bagaimana beratnya tugas mereka. Mereka membuat ratusan panggilan telepon tiap hari. Dan pada akhirnya karena banyak yang tidak bersedia mendengarkan maka jatuhnya akan menjadi sangat mahal sekali. Karena tiap kali telepon ditutup tanpa menghasilkan sebuah penjualan tentu biaya akan bertambah.

Banyak karyawan mereka diberhentikan karena tidak mencapai target yang ditentukan. Sehingga moral mereka menjadi rendah.

Alasan Cara Ini Tidak Bekerja Dengan Baik

Cara penjualan sekarang sudah jauh sekali perubahannya, alasannya adalah:

  1. Konsumen tidak mau dijejali dengan kata jual, mereka akan melakukan pencarian terhadap kebutuhan mereka sendiri

Calon pembeli sekarang lebih pintar dan memiliki sumber informasi yang lebih baik sebelum membuat sebuah keputusan pembelian. Mereka tidak akan pergi ke restoran, misalnya, sebelum melihat atau memeriksa review atau pendapat orang terhadap restoran tersebut. Bahkan untuk membeli hal remeh temeh pun mereka akan melihat review terlebih dahulu sebelum melakukan pembelian, contohnya sewaktu ingin membeli tisu saja mereka akan melihat review dulu baru membelinya.

  1. Konsumen Membenci Iklan

Konsumen tidak mau dijejali dengan iklan penjualan sebuah produk, apalagi produk tersebut tidak mereka butuhkan. Jika mereka melihat iklan, mereka akan mengabaikannya.

  1. Konsumen Mengabaikan Apapun

Mereka tidak mau menerima telepon dari orang yang tidak dikenal. Mereka lebih suka menerima pesan dari teman-temannya dibandingkan dari orang yang tidak mereka kenal.

Jadi, bagaimana cara menarik mereka di dunia yang telah penuh sesak oleh iklan, dan konsumen yang telah cerdas ini secara umum akan mengabaikan segala bentuk iklan?

Jawaban

Dengan Inbound marketing, anda tidak beriklan kepada mereka. Anda mencoba membantu mereka dari kesulitan yang mereka hadapi.

Semua orang pasti memiliki masalah dan kebutuhan sendiri-sendiri. Mereka tidak ingin mendengarkan tentang produk anda, mereka ingin didengar bagaimana cara menyelesaikan masalah yang sedang mereka hadapi.

Inilah yang disebut dengan Inbound Marketing. Inbound marketing merupakan sebuah cara tentang memikat calon pelanggan, bukanlah menawarkan produk kepada mereka. Inbound marketing tentang membuat sebuah tulisan yang bisa membantu menyelesaikan masalah calon pelanggan anda, menjawab pertanyaan mereka, menyelesaikan masalah, dan memulai membuat sebuah hubungan baik. Setelah hubungan baik dimulai, mereka akan mulai untuk mempercayai anda sebagai seorang ahli dibidangnya dan menjadi penasaran solusi apa yang akan anda tawarkan untuk menyelesaikan masalahnya. Akhirnya…. Mereka menyukai, mengenal dan mempercayai anda lantas akan bersedia untuk membeli produk yang anda tawarkan.

Langkah Penulisan Inbound Marketing

Berikut merupakan langkah yang perlu diambil untuk menulis inbound marketing.

  1. Identifikasi terlebih dahulu masalah apa yang dimiliki oleh calon konsumen.
  2. Tulis sebuah artikel tentang menyelesaikan masalah tadi.
  3. Publikasikan melalui blog.
  4. Promosikan tulisan tadi melalui email list, Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya.
  5. Lantas calon pelanggan akan menemukan artikel tersebut, membacanya, dan kemudian memandang kita sebagai orang yang memiliki keahlian di bidang tersebut.
  6. Lantas akan timbul keingin tahuan tentang solusi yang akan anda tawarkan.
  7. Mereka membuat sebuah akun di blog setelah membaca tulisan atau mendaftar sebagai subscriber.
  8. Anda terus mengirimkan jawaban-jawaban jitu terhadap pertanyaan mereka dengan menyertakan cara untuk menghubungi anda.
  9. Mereka tertarik dan menghubungi anda.
  10. Selanjutnya anda akan lebih gampang menjual produk karena mereka telah mengenal, menyukai dan telah memiliki kepercayaan.

Jika anda lakukan, daripada menelpon mereka terus menerus, lebih baik merekalah yang mendatangi dan menelpon anda. Merekalah yang berkeinginan untuk bertemu anda, bukan anda yang ingin bertemu dengan mereka.

Cara Memulai

Cara mulainya cukup gampang. Langkah pertama tentu membuat sebuah blog. Di blog tersebut anda membuat tulisan-tulisan yang membantu calon pelanggan. Anda harus menulis di blog tersebut secara konsisten, mungkin satu kali seminggu, atau dua kali seminggu. Semuanya terserah anda yang penting konsisten.

Fikirkan masalah terbesar dari calon pelanggan dan buatlah tulisan yang menjawab pertanyaan atau masalah mereka. Tunjukkan keahlian anda kepada mereka.

Fikirkan tentang tujuan utamanya dan pertanyaan yang selalu anda dapatkan sewaktu menjalankan bisnis, lantas berikan jawaban melebihi jawaban diberikan oleh kompetitor. Jika mereka lebih mempercayai anda, selanjutnya akan menjadi lebih mudah.

Kesimpulan

Jadi dapat disimpulkan disini bahwa outbound marketing adalah sebuah cara pemasaran dengan menghubungi calon pelanggan potensial untuk membeli produk yang ditawarkan. Sementara, inbound marketing adalah upaya untuk meyakinkan calon konsumen agar mereka mengetahui kita, mempercayai dan menyukai produk yang ditawarkan, sehingga mereka bersedia untuk menghubungi kita untuk menyelesaikan masalah mereka.

Demikianlah mengenai Inbound Marketing guna meningkatkan penjualan produk. Semoga bermanfaat. Jika anda memiliki sesuatu untuk menambah kaya tulisan ini, silakan sampaikan di kolom komentar.

Free Hit Counters
Web Site Hit Counters

Silakan sampaikan komentar Anda