Frekuensi Menulis Blog

Frekuensi menulis adalah sebuah topik yang sering muncul di antara para blogger. Pertanyaan ini muncul baik dari seorang yang baru mulai menulis blog maupun oleh seseorang yang telah lama atau sudah berpengalaman sebagai penulis blog di internet.

Kenapa terjadi demikian? Penyebabnya tidak lain dikarenakan manusia berubah, logaritma mesin pencari berubah, dan bahkan motivasi anda sebagai penulis blog pun sering berubah pula. Semua orang selalu penasaran apakah jadwal yang telah mereka terapkan sudah tepat berdasarkan perubahan-perubahan yang terus terjadi di dunia internet.

Sebenarnya, menulis di blog tergantung akan beberapa faktor, yaitu banyak kata yang ditulis, seberapa sering menulis dan yang pasti menulis isi tulisan membutuhkan percobaan-percobaan yang harus terus dilakukan agar menghasilkan tulisan yang lebih berkualitas di masa mendatang.

Bagi seorang penulis blog haruslah mengetahui bentuk tulisan yang mempunyai respons terbanyak dari para pembaca-nya. Apakah tulisan yang mendalam namun tidak terlalu sering ataukah tulisan yang rata-rata saja namun enak dibaca dengan topik yang tidak berat tetapi sering terbit. Semuanya tergantung dari target pemirsa yang ingin dituju.

Ada dua tipe yang memengaruhi seberapa sering seorang penulis blog harus menerbitkan sebuah tulisan. Yaitu siapa yang menulis blog tersebut dan bagaimana jenis tulisan yang ditulis.

Tipe pertama adalah seorang blogger yang menerbitkan sebanyak 10 hingga 20 tulisan per hari, dan tipe lainnya tidak sebanyak ini namun lebih lama rentang waktu antara satu tulisan ke tulisan yang lainnya tetapi dengan materi tulisan yang lebih dalam dan lebih panjang.

Pilihan bisa juga berdasarkan bagaimana penghasilan yang ingin didapatkan. Jika anda tergantung kepada iklan yang ada di blog, maka lebih banyak menulis akan semakin bagus. Artinya semakin banyak yang membaca tulisan anda. Hal ini tentu saja akan meningkatkan pundi-pundi yang bisa anda kumpulkan. Karena pendapatan iklan di blog sangat tergantung sekali berapa banyak jumlah kunjungan sebuah blog dapat kumpulkan dalam sehari.

Jika berniat untuk menjual sebuah produk atau sebuah layanan, tentu tidak memerlukan tulisan yang terlalu sering, namun isi tulisan yang bermutu merupakan sebuah keharusan. Karena biasanya, orang yang mengunjungi blog anda adalah orang yang mempunyai sebuah permasalahan dan mereka mencari pemecahannya melalui internet.

Contohnya, jika seorang petani ingin membeli mesin bajak sawah, tentu dia akan mencari di internet mesin pembajak sawah mana yang terbaik untuk dibeli. Tugas anda adalah meyakinkan mereka agar membeli barang yang anda jual melalui tulisan yang mereka baca di sebuah blog.

Mengetahui rentang waktu menulis yang baik sangat dibutuhkan bagi anda karena dengan menerbitkan tulisan di saat orang sedang ramai online di internet akan mempunyai pengaruh yang cukup penting sehingga semakin banyaklah yang akan membaca tulisan anda.

Oleh karena itu anda harus melakukan sebuah penelitian untuk mengetahui kapan waktu yang paling tepat menerbitkan sebuah tulisan. Di internet sudah banyak tersedia layanan atau aplikasi yang dapat memberi tahu anda kapan waktu yang tepat untuk menerbitkan sebuah tulisan.

Anda juga bisa penganalisis pemirsa dengan mengadakan sebuah survei yang dilakukan secara berkala, melakukan interaksi di berbagai media sosial, dan bahkan dengan mengirimkan email kepada pemirsa yang mungkin bisa membantu dengan memberikan pendapatnya untuk mendapatkan kebiasaan kapan waktu mereka sering online di internet.

Setelah semua data tersebut anda dapatkan, sekarang di tangan andalah penentu kapan waktu terbaik untuk menerbitkan sebuah tulisan. Karena beda orang, tentu saja akan berbeda pemirsanya. Bahkan pemirsa anda di salah satu media sosial tentu akan berbeda waktu dan tipe mereka online jika dibandingkan dengan pemirsa yang menggunakan Google Plus.

Setelah mengetahui pendapat pemirsa anda, sekarang tergantung kepada diri anda sendiri, berapa banyak tulisan yang harus anda buat dalam sehari. Apakah akan mementingkan kuantitas atau mementingkan kualitas bagi tulisan di blog. Semuanya tergantung dari tujuan anda blogging itu sendiri.

Silakan sampaikan komentar Anda