Dasar-dasar Dalam Penerapan Analytics

Beginner 1.3

Nah, sekarang secara umum anda telah mengetahui bagaimana cara Google Analytics mengumpulkan data, sekarang saatnya kita melangkah ke bagian berikutnya yaitu mempelajari bagaimana bentuk struktur dari sebuah akun Analytics.

Akun Google Analytics dibuat secara hirarki. Tiap akun bisa memiliki beberapa properti dan tiap properti dapat memiliki beberapa tampilan. Tulisan ini dapat membantu anda untuk mengatur data Analytics untuk merefleksikan bagaimana bisnis anda. Jadi, ada tiga bagian, yaitu akun, properti dan tampilan. Sekarang anda akan menerapkan bagaimana konfigurasi setingan dari tiap tingkatan untuk menentukan data apa saja yang ingin dimasukkan, atau memodifikasinya ketika data tadi dikumpulkan dan diproses. Perlu diingat ketika menyeting akun karena anda tidak bisa merubah data ketika telah diproses oleh Google Analytics.

Akun Google Analytics adalah sebuah cara bagi anda untuk mengorganisir bagaimana sebuah data dikumpulkan dari seluruh situs anda dan mengatur siapa saja yang dapat mengakses data tersebut. Tepatnya, anda dapat membuat akun terpisa bagi tiap-tiap bagian bisnis atau unit bisnis.

Tiap akun Google Analytics paling kurang memiliki satu properti yang dapat secara independen mengumpulkan data menggunakan sebuah ID traking unik yang muncul pada kode treking Javascript anda.

Tiap akun bisa memiliki beberapa properti, sehingga anda dapat mengumpulkan data dari berbagai website, aplikasi mobile, atau dari perangkat digital lainnya yang terhubung dengan bisnis anda. Sebagai contoh, anda mungkin ingin memiliki properti terpisah bagi tiap bagian penjualan berbeda atau merek berbeda. Ini memungkinkan anda untuk melihat data secara mudah untuk tiap bagian dari bisnis anda, tetapi perlu diingat bahwa ini tidak akan memungkinkan anda untuk melihat data dari properti yang terpisah secara keseluruhan.

Sama halnya tiap akun memiliki beberapa properti, tiap properti bisa memiliki beberapa view. View ini merupakan tempat anda melihat laporan dari data Google Analytics yang telah dikumpulkan.

Setingan View

Anda dapat menggunakan sebuah fitur bernama Filter dalam mengkonfigurasi setingan untuk menentukan data apa saja yang diinginkan untuk dimasukkan, diabaikan, atau memodifikasi pada tiap view.

Sebagai contoh, Toko Google menjual barang dagangan dari websitenya di beberapa daerah. Mereka bisa membuat view secara global dimana terdapat seluruh data data seluruh websitenya, seperti view berbeda bagi Amerika Utara, Eropa dan Asia. Kemudian mereka bisa menggunakan seluruh view tadi untuk melihat laporan yang hanya berisi data dari bagian tertentu saja. Jika Toko Google ingin melihat data hanya berdasarkan trafik eksternal yang tidak termasuk trafik berasal dari pegawai mereka, mereka juga bisa menset view yang telah difilter berdasarkan alamat IP.

Pada tiap tingkatan view, anda juga menset “tujuan” Google Analytics. Tujuan adalah sebuah cara mudah untuk melacak konversi (atau tujuan bisnis) dari website anda. Sebuah tujuan bisa jadi seberapa banyak pengguna telah mendaftar melalui email, atau seberapa banyak pengguna membeli sebuah produk. Untuk lebih lengkapnya, nanti akan dibahas pada sesi yang lebih mendalam.

Sebelum kita lanjut ke izin akses pengguna, ada beberapa hal yang perlu diingat tentang view yang sangat penting. View baru hanya memasukkan data dari tanggal view tersebut dibuat. Ketika anda membuat sebuah view baru, data lama sebelum view tadi dibuat tidak akan dimasukkan sebagai data. Anda hanya bisa membuat atau menset 25 view di tiap properti dan jika anda menghapus sebuah view, hanya administrator yang bisa mengembalikan view 35 hari terakhir. Selebihnya, view tadi akan terhapus secara permanen.

Izin Pengguna

Anda dapat menentukan izin terhadap setiap pengguna di akun, properti, atau tingkatan view. Tiap tingkat memperoleh izin dari level di atasnya.

Sebagai contoh, jika anda memiliki akses ke sebuah akun, maka anda memiliki izin akses yang sama untuk properti dan view di bawah level akun tersebut. Tetapi jika anda hanya memiliki izin akses untuk sebuah view, maka anda tidak memperoleh izin untuk memodifikasi properti atau akun yang terhubung dengan view tersebut.

Dengan mengklik tab “Admin”, Google Analytics akan mengizinkan anda untuk mengatur izin pengguna untuk “mengatur para pengguna”, “edit”, “kolaborasi”, atau “membaca dan menganalisa”. “Mengatur para pengguna” akan memperoleh akses untuk menambahkan atau membuang akses pengguna ke sebuah akun, properti atau view. “Edit” berfungsi untuk merubah konfigurasi setingan. “Kolaborasi” mengizinkan pengguna untuk membagikan seperti dashboard atau beberapa setingan pengukuran. Dan terakhir, “membaca dan menganalisa” memberikan izin pengguna untuk melihat data, menganalisa laporan, dan membuat dashboard, tetapi membatasi mereka dari membuat perubahan terhadap setingan atau menambahkan pengguna baru.

Jadi, bagaimana anda mengkonfigurasi sebuah akun, properti dan view dapat berefek terhadap data yang akan terkumpulkan dan kualitas data tersebut.

Anda harus berhati-hati ketika menseting Google Analytics, dan pastikan bahwa properti dan view dari data yang dikumpulkan telah benar-benar betul dan tidak ada kesalahan karena akan berimbas terhadap struktur bisnis secara keseluruhan.

Sumber:

Video : https://analytics.google.com/analytics/academy/course/6/unit/1/lesson/3

Teks : https://support.google.com/analytics/answer/6382993

 

Silakan sampaikan komentar Anda