Cara Seting View Menggunakan Filter

Beginner 1.4

Untuk melihat view pada properti yang tersedia, klik tab “Admin” di bagian atas.

google analytics

Kemudian, dibawah view, klik “View Settings”.

Anda dapat melihat bahwa ketika anda pertama kali membuat sebuah properti, Analytics akan secara otomatis di set sebagai view tanpa filter, disebut dengan “All Web Site Data”. Ini terdiri dari seluruh data mentah, data yang belum dirubah yang dikumpulkan dari properti. Kami merekomendasikan untuk merubah nama “Raw Data” ini, sehingga anda mengetahui data apa saja yang tidak difilter. Untuk merubah namanya, cukup rubah saja namanya dengan yang baru. Sekarang klik “Save”.

Mengatur View Percobaan dengan nama Test View

Langkah selanjutnya, kita akan mengatur sebuah “test view” untuk memeriksa bagaimana setingannya. Jika anda mengkonfigurasikannya secara salah, risikonya adalah akan kehilangan data yang diinginkan. Oleh karena itu alangkah baiknya jika dicobakan terlebih dahulu bagaimana konfigurasi terbaik pada Test View ini.

  • Untuk menset sebuah view percobaan, pada kiri atas, klik menu pull-down selector view.
  • Kemudian pilih “Create new view”. Kita namakan view ini dengan “Test View”.

  • Kemudian klik “Create View”

Nah sekarang kita telah berada pada properti “Test View”. Kami merekomendasikan untuk menambahkan sebuah setingan untuk memeriksa view yang memfilter data anda terhadap bot otomatis dan mengabaikan trafik berasal dari spider. Berikut langkahnya:

  • Pilih “View Settings”
  • Kemudian gulirkan ke bawah.
  • Di bawah “Bot Filtering” pilih “Exclude all hits from known bots and spiders”. Ini berfungsi untuk memfilter trafik berasal dari bot dan spider mesin pencari karena kita ingin melacak trafik yang berasal dari manusia, bukan dari mesin.

  • Sekarang klik “Save”.

Membuat sebuah Master View

Kemudian, buatlah sebuah Master view. View ini akan digunakan untuk melakukan seluruh laporan dan analisa. Kita bisa mengcopy test view dan merubah namanya.

  • Untuk mengcopy view, di bagian atas kanan silakan klik “Copy view”.

  • Kita akan merubah nama view “Master View”
  • Sekarang klik “Copy view”.

Jika anda masuk ke menu View, anda dapat melihat bahwa kita telah berhasil mengcopy dan membuat view baru. Dengan mengkopi view ini, seluruh setingan dan filter yang telah dibuat seperti mengabaikan trafik berasal dari bot juga telah termasuk dalam view baru ini.

Menambahkan Filter Tambahan

Sekarang kita telah memiliki tiga view yang bisa digunakan sebagai data cadangan, konfigurasi analitik tes baru dan sebagai laporan dan analisa harian.

Tetapi kita masih butuh untuk menambahkan beberapa filter untuk menentukan data apa saja yang kita inginkan untuk ditampilkan pada Analytics pada tiap view. Pertama-tama kita set filter umum pada “Test” untuk mengeluarkan trafik berasal dari internet protokol (IP). Dengan demikian, kita dapat mengukur bagaimana perkembangan kebiasaan pelanggan sewaktu mengunjungi Google Store, tanpa terpengaruh oleh trafik berasal dari operator website.

  • Pada bagian kanan kolom di bawah “View”, rubahlah selektor view dari “Master View” ke “Test View”. Ini untuk memastikan kita telah membuat filter dengan benar.
  • Lantas klik “Filters”

  • Kemudian klik “Add Filter”. Kita akan menamakan filter ini sebagai “Exclude internal traffic”.

Analytics menawarkan dua jenis filter, yaitu filter “Predefined” dan “Custom”. Filter Predefined merupakan templat untuk filter yang biasa digunakan. Sementara dengan Custom filter anda dapat mengatur filter untuk dimasukkan, dikeluarkan atau memodifikasi data. Sejak mengeluarkan data dari IP address telah umum digunakan, Analytics menawarkan filter predefined, sehingga kita bisa membiarkan tipe filter sebagai “Predefined”.

  • Kemudian klik “Select Filter Type”.

  • Kemudian pilih “Exclude”
  • Sekarang klik “Select source or destination”.

  • Dan pilih “traffic from the IP addresses”.
  • Terakhir klik “Select expression” dan pilih “that are equal to”.

  • Langkah selanjutnya kita masukkan IP address yang tidak ingin dilacak. Anda dapat mengetahui IP address anda dengan membuka sebuah tab baru dan lakukan pencarian dengan kata kunci “what is my ip” di Google.
  • Sekarang kita copy IP address tersebut ke kotak IP address.

Tetapi jika anda menggunakan IP address dinamis, anda tidak bisa menggunakan ini, karena tiap kali login IP address komputer anda akan berubah. Ini cocoknya digunakan jika anda telah menentukan IP address (statis) pada komputer yang digunakan untuk mengakses dashboard situs.

  • Di bagian bawah klik “Save”.

Sekarang dapat dilihat filter yang baru saja dibuat akan tampil di daftar filter.

Setelah filter ini disimpan dan diterapkan pada sebuah view, Google Analytics akan memeriksa trafik IP address di properti web dan mengabaikannya jika cocok dengan filter tadi. Ini akan butuh sedikit waktu untuk memfilter seluruh trafik. Untuk memeriksa apakah filter telah mengabaikan trafik internal, klik Reporting, kemudian klik “Real-time” di bagian kiri navigasi. Sekarang klik “Overview”.

Pada bagian ini akan menampilkan sebuah laporan yang real-time pada website anda. Jika anda anda menggunakan IP address yang telah diset untuk diabaikan, akan terlihat bahwa trafik anda tidak dimasukkan dalam 30 menit ke depan. Setelah filter bekerja, Analytics tidak akan mengumpulkan seluruh aktifitas internal dari IP address yang telah difilter tadi.

Setelah anda verifikasi filter ini telah bekerja dengan semestinya pada test view, anda bisa menambahkannya pada master view. Klik pada tab Admin kembali, kemudian pilih View pada menu pull-down.

Pilih “Master View”, sekarang klik “Filters”, kemudian klik “Add Filter”, lantas dari pada “Creat new Filter”, pilih tombol radio untuk “Apply existing Filter”.

Dengan demikian anda dapat memilih dari sebuah daftar filter yang telah dibuat sebelumnya. Klik Save.

Sekarang anda dapat melihat bahwa filter telah diterapkan pada “Master View”.

Sebagai catatan, jika anda menerapkan beberapa filter pada sebuah view, tiap filter akan diterapkan untuk ditampilkan pada setingan filter. Jadi, jika anda memiliki dua filter, data akan melewati filter pertama sebelum masuk ke filter berikutnya. Oleh karenanya perlu diperhatikan betul filter apa yang akan diterapkan.

Itulah cara untuk membuat atau menambahkan beberapa filter tanambahan ke view untuk memastikan anda telah mengumpulkan dan melindungi data yang dibutuhkan.

Sumber:

Demo : https://analytics.google.com/analytics/academy/course/6/unit/1/lesson/4

Teks : https://support.google.com/analytics/answer/6382981

Free Hit Counters
Web Site Hit Counters

Silakan sampaikan komentar Anda