Cara Menseting Pelacak Peristiwa

Advanced 2 5

Pelacak peristiwa merupakan cara untuk melacak tindakan apa saja secara spesifik di situs anda, seperti tampilan video, jumlah klik terhadap sebuah link, jumlah download atau kemana saja seseorang menavigasi di situs. Dengan demikian anda bisa melihat lebih dalam terhadap desain dan konten situs dan akan membantu anda untuk mengoptimisasinya agar lebih baik dan meningkatkan tingkat konversi atau penjualan.

Pelacak peristiwa merupakan sebuah cara terbaik untuk mengetahui jika seorang pengguna berinteraksi dengan situs dan menampilkan tindakan pemirsa yang diharapkan.

Sebagai contoh toko Google Merchandise, akan melacak tiap klik bar navigasi secara global untuk lebih mengerti bagaimana seorang pengguna berselancar di situs.

Untuk mengoleksi data kegiatan dari sebuah website, anda harus menambahkan sebuah JavaScript pada elemen masing-masing situs yang ingin dilacak tersebut.

Anda harus mengatur tiap pelacak peristiwa secara terpisah untuk tiap elemen atau bagian yang ingin dilacak. Sebagai contoh, jika anda ingin melacak ketika sebuah video sedang diputar atau dihentikan sementara (di pause), anda perlu mengatur pelacak peristiwa ini secara terpisah untuk tiap kali tombol putar atau tombol pause di klik.

Ketika seorang pengguna melakukan sebuah tindakan pada sebuah elemen dengan pelacak peristiwa, kodenya akan mengantarkan empat parameter pada hit peristiwa. Parameter tersebut adalah : “Kategori”, “tindakan”, “Label, dan “Nilai”.

Anda dapat menetapkan parameter ini pada Javascript untuk mengorganisir data pada laporan peristiwa.

  • Kategori bisa mengorganisir kegiatan yang anda lacak menjadi beberapa kelompok. Untuk website tadi bisa berupa “Videos” atau “Social Shares”.
  • Tindakan adalah seluruh tindakan yang dilakukan pengguna ketika mereka memulai sebuah tindakan. Jika anda melacak ketika seorang pengguna mengklik tombol play untuk sebuah video, anda harus memiliki sebuah kategori yang disebut dengan “Videos” yang diasosiasikan pada “Play”.
  • Label merupakan nilai pilihan, digunakan untuk lebih menggambarkan elemen yang anda lacak seperti nama video. Ini akan membuat laporan peristiwa anda akan lebih mudah dimengerti.
  • Nilai adalah nilai numerik pilihan seperti jumlah waktu yang dibutuhkan sebuah video sewaktu ditampilkan atau seberapa banyak tindakan khusus yang dibutuhkan. Anda bisa menggunakan Nilai untuk menentukan jumlah uang ketika tindakan tertentu ini dilakukan.

Ingatlah selalu bagaimana anda menamai kategori, tindakan dan label, jadi ketika mereka muncul di laporan, data peristiwa ini akan gampang bagi anda atau pihak berkepentingan lainnya untuk memahaminya.

Jika toko Google Merchandise ingin menset peristiwa di situs akan melacak tautan “Android” di bawah “Brand”, dia bisa menset kategori peristiwa sebagai “Navigasi”, kegiatannya sebagai “Brands”, dan labelnya sebagai “Android”. Karena navigasi tidak memiliki efek langsung terhadap keuangan, maka parameter Valuenya bisa di biarkan off.

Setelah kode pelacakan peristiwa ini ditambahkan pada elemen navigasi, tiap kali pengguna berinteraksi dengan elemen-elemen tadi, dia akan menyampaikan parameter yang telah ditentukan ke Google Analytics, dan kemudian muncul pada laporan Events.

Total Even dikalkulasikan sebagai total interaksi dengan elemen terlacak, sementara Peristiwa Unik adalah berapa banyak pengguna dipicu oleh even tadi. Maka jika seorang pengguna mengklik navigasi pada toko Google Merchandise untuk “Bags” sebanyak lima kali pada satu sesi, total nomor link terklik untuk peristiwa tadi akan menjadi “lima”, tetapi jumlah Peristiwa Unik akan dihitung menjadi “satu”.

Laporan Peristiwa ditemukan di bawah Behavior. Ketika anda membuka laporan “Top Events”, peristiwa ini akan disusun berdasarkan kategorinya.

Anda akan melihat metrik Total Peristiwa, Peristiwa Unik, dan Peristiwa dan Nilai rata-rata (jika diterima) untuk tiap kategori peristiwa yang telah diset. Anda bisa masuk ke kategori, tindakan, atau label dengan mengklik pada tautan navigasi di bagian atas tabel laporan.

Jika anda klik Kategori, anda bisa melihat Tindak terkait. Ini akan membantu anda untuk melihat berbagai cantuman interaksi yang terlacak untuk sebuah Kategori di satu tempat.

Jika anda klik tindakan, anda bisa melihat label tentang tindakan tersebut.

Kegunaan lain terhadap peristiwa adalah melacak klik tautan pentalan yang membuat seseorang keluar dari situs.

Sebagai contoh, Toko Google Merchandise memiliki sebuah tombol untuk chating di bagian atas bar navigasi dimana sebuah jendela pop up akan muncul ketika diklik. Pop up window ini merupakan milik vendor pihak ketiga dan memiliki URL tersendiri sehingga Google Analytics tidak bisa melacaknya secara default.

Kita bisa menset pelacak peristiwa pada tombol ini dengan kategori “Outbound Link”, sebuah tindak dari “Live Chat”, dan labelnya adalah “Home” (atau dimana tombol chat tadi berada). Dengan demikian, kita bisa melihat seberapa sering tombol chat ini diklik dan dari halaman mana saja para pengguna mengkliknya. Kita juga mengetahui halaman web mana yang mengakibatkan pengguna tersebut memerlukan bantuan sehingga bisa memperbaiki halaman tersebut.

Anda harus bijaksana tentang peristiwa yang ingin dilacak sehingga bisa melihat secara lebih jelas tentang kebiasaan pelanggan di situs anda. Jika tujuannya adalah untuk meningkatkan interaksi pelanggan, anda mungkin harus fokus terhadap pelacakan terhadap tindakan pengguna yang menggambarkan bagaimana pengguna menavigasi situs dan berinteraksi dengan konten-konten situs. Anda bisa menggunakan pelacak peristiwa agar lebih mengerti kebiasaan pelanggan secara spesifik terhadap website dan bisnis secara keseluruhan.

 

Sumber:

Video : https://analytics.google.com/analytics/academy/course/7/unit/2/lesson/5

Teks : https://support.google.com/analytics/answer/7165642

 

Free Hit Counters
Web Site Hit Counters

Silakan sampaikan komentar Anda