Cara Membuat Toko Online Dengan WordPress

Sekarang jualan tidak hanya melalui toko di dunia nyata saja, tetapi bisa dilakukan di dunia nyata. Salah satu platform yang bisa digunakan adalah dengan WordPress. Membangun sebuah toko online merupakan pekerjaan yang tidak gampang terutama jika anda tidak memiliki dasar ilmu cukup sewaktu membangunnya. Untuk itulah, tulisan ini dibuat agar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari orang yang memiliki dasar pemahaman website hingga bagi anda yang tidak memiliki pengetahuan tentang toko online, bisa membangun toko onlinenya sendiri tanpa harus meminta bantuan seorang profesional, karena ternyata membuat toko online dengan WordPress tidak terlalu sulit. Tulisan ini akan membahas bagaimana membuat sebuah website yang berfungsi sebagai toko langkah demi langkah.

Yang Dibutuhkan Waktu Memulai Toko Online

Sekarang ini merupakan saat paling pas untuk membangun toko online. Ini dikarenakan anda cukup mempunyai sebuah komputer terhubung ke internet dan kamera. Siapapun bisa membuat toko onlinenya sendiri karena semuanya sudah dimudahkan dan tidak perlu keahlian khusus. Tapi sebelum memulai, ada 3 hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum membangun toko online, yaitu:

  1. Sebuah nama domain sebagai nama toko.
  2. Sebuah layanan hosting (disinilah tempat toko anda bisa tampil di internet).
  3. Sertifikat SSL.

Langkah 1: Memilih Platform dan Tempat Hosting

Kesalahan terbesar dilakukan oleh pemilik toko online biasanya adalah tidak memilih tempat hosting dan platform terbaik yang ada di toko on line. Berikut saya sampaikan 2 buah platform terbaik yang bisa direkomendasikan di sini yaitu Shopify dan WordPress + Woocommerce.

Shopify adalah hosting khusus untuk eCommerce. Adapun biaya per bulan dimulai dari 29 dollar per bulan. Dengan menggunakan Shopify anda akan dimudahkan karena cukup dengan login dan langsung bisa jualan. Cuma masalahnya, menggunakan platform ini cukup mahal dan cara pembayarannya pun agak terbatas kecuali anda bersedia membayar tambahan biaya.

Sementara, WordPress + Woocommerce lebih gampang dan murah. Walaupun anda masih harus mensetnya terlebih dahulu sebelum mulai jualan, tetapi akan lebih menguntungkan untuk jangka panjang. Sementara untuk Woocommerce sendiri adalah salah satu plugin paling populer dan banyak digunakan karena sudah di download lebih 1 juta kali serta review penggunanya pun cukup tinggi.

Seperti disampaikan di atas, ada tiga hal yang harus dipersiapkan, yaitu nama domain, web hosting dan sertifikat SSL.

Nama domain adalah alamat situs di internet atau alamat toko anda di dunia maya.

Web hosting adalah dimana website anda menetap di internet. Dengan kata lain hosting merupakan tempat tinggalnya domain. Seluruh website pasti butuh tempat hosting ini.

Sertifikat SSL berfungsi agar seluruh transaksi dilakukan melalui toko online menjadi lebih aman dari pencurian data karena para pelanggan akan memasukkan informasi sensitif mereka seperti nomor kartu kredit dan informasi pribadi lainnya.

Adapun harga dari nama domain biasanya sekitar seratus ribu rupiah per tahun, untuk web hosting sekitar enam ratus ribu per tahun dan sertifikat SSL biayanya pun ratusan ribu sekian. Total biaya bisa mencapai satu jutaan.

Nah disini saya ingin menawarkan kepada anda untuk menggunakan hosting yang saya pergunakan untuk blog ini yaitu menyewa jasa hosting dari Niagahoster.

Dengan Niagahoster, anda cukup membayar mulai dari Rp. 14.900,- per bulan hingga Rp. 54.500,- per bulan atau jika ingin situs lebih cepat dengan harga khusus, tergantung dari kapasitas dan kecepatan hosting yang anda butuhkan, maka anda sudah memperoleh domain, web hosting dan sertifikat SSL.

Jujur saja, kalau anda menggunakan tautan referal di atas, maka saya akan kecipratan sedikit rejeki dari pembayaran yang anda lakukan, namun tidak akan ada biaya tambahan dari seluruh transaksi anda dengan pihak Niagahoster.

Di Niagahoster, anda dapat meminta bantuan langsung ke layanan pelanggan jika mempunyai kesulitan sewaktu mengorder layanannya. Agar cepat dilayani, saya sarankan untuk menghubungi layanan pelanggan tersebut pada malam hari, karena biasanya jika siang agak lambat karena banyaknya pelanggan Niagahoster yang harus mereka layani, sehingga jika dihubungi saat malam bisa agak lebih santai.

Setelah anda sukses mendaftar di Niagahoster, langkah selanjutnya adalah mensintal WordPress di hosting.

Langkahnya silakan login ke cPanel dan install WordPress melalui Softaculous App Installer.

wordpress-woocommerce-1

Penginstalan aplikasi ini sangat gampang sekali, cukup ikuti langkah-langkahnya dan tunggu sejenak, maka jadilah WordPress terinstal di ruang web hosting. Adapun untuk sertifikat SSL, anda cukup minta bantuan ke layanan Niagahoster untuk mengaktifkan sertifikat SSLnya langsung.

Selanjutnya lanjut ke langkah kedua yaitu menset WordPress + Woocommerce.

Langkah 2: Menseting WordPress

Setelah terinstal WordPress, silakan login ke sana, dan selanjutnya adalah menginstal plugin Woocommerce. Di Dashboard, masuk ke Plugin > Add New. Di tempat pencarian, tikkan woocommerce > Install.

Setelah di install, silakan klik plugin dan aktifkan plugin Woocommerce. Sewaktu di aktifkan maka akan muncul halaman WooCommerce setup wizard, disini klik tombol “Let’s go” untuk memulai.

Setelah tombol Let’s go di klik, akan muncul halaman setup. Disini memberitahukan apa saja yang akan di set agar bisa berjalan dengan sebaik-baiknya. Klik saja tombol continue untuk melanjutkan.

Dengan menekan tombol continue, anda masuk ke langkah selanjutnya.

Pada halaman ini diminta untuk menentukan lokasi toko, mata uang yg dipergunakan, posisi letak mata uang, pemisah angka dalam bentuk ribuan dan desimal apakah menggunakan koma atau titik, jumlah desimal digunakan, ukuran berat dan ukuran besar barang. Setelah itu klik tombol continue untuk melanjutkan ke langkah berikutnya.

Selanjutnya masuk ke setingan cara pengiriman dan informasi pajak.

 

WooCommerce dapat digunakan untuk menjual barang berbentuk digital dan fisik yang pengirimannya perlu jasa pengiriman barang. Jika barang yang dijual berbentuk fisik, beri ceklis pada kotak Yes, I will be shipping physical goods to costumers. Jika tidak menjual barang berbentuk fisik, tidak perlu mengklik kotak tadi.

Kemudian anda harus menentukan apakah ditambahkan biaya pajak atau tidak. WooCommerce dapat mengkalkulasikan dan menambahkan biaya pajak dengan otomatis pada harga barang.

Jika anda tidak pasti tentang pajak ini, biarkan kosong karena anda bisa menambahkan informasi pajak ini di bagian seting WooCommerce di cpanel.

Setelah selesai menentukan bentuk barang dan pajak, silakan klik tombol Continue untuk langkah selanjutnya.

Selanjutnya anda diminta untuk menentukan metode pembayaran yang diinginkan.

Secara standar, WooCommerce menyediakan dukungan pembayaran dengan PayPal, cek, transfer bank dan pembayaran ditempat.

Untuk Paypal, anda harus mengisikan email yang dipergunakan untuk Paypal.

Setelah diisi dengan kondisi perusahaan, lanjutkan ke langkah selanjutnya dengan menekan tombol Continue.

Setelah jendela terakhir ini muncul, silakan klik tautan “Return to the WordPress Dashboard: untuk keluar dari wizard ini.

Dengan telah selesainya menseting WooCommerce, anda sekarang telah siap untuk menambahkan produk apa saja yang ingin ditampilkan dan dijual pada toko online.

Langkah 4: Menambahkan Produk yang Akan Dijual

Selanjutnya adalah menambahkan barang atau produk di toko online. Langkah pertama adalah dengan masuk ke halaman Product > Add.

Setelah masuk ke halaman untuk menambahkan produk tadi, silakan isikan judul produk beserta penjelasan barang. Lantas pada bagian sebelah kanan akan ada kolom tentang kategori produk. Silakan isikan semuanya sesuai dengan kategori barangnya dengan mengklik “Add New Produk Category”. Dengan mengkategorikan barang tadi akan memudahkan calon pelanggan menemukan barang sejenis dengan kualitas dan corak berbeda.

Lantas isikan seluruh data barang, seperti berat, dimensi, harga, foto-fotonya, dan segala hal lain berhubungan dengan produk tersebut.

Setelah seluruh informasi produk disampaikan, kemudian untuk bisa tampil di internet, silakan tekan tombol Publish. Lakukan seperti langkah di atas untuk menambahkan produk-produk lainnya.

Langkah 5. Memilih dan Mengatur Tema WordPress

Fungsi tema adalah untuk mengontrol bagaimana bentuk situs WordPress di mata pelanggan sewaktu mereka mengunjungi situs anda. Selain itu juga untuk mengontrol bagaimana produk tadi ditampilkan.

Sewaktu anda di dashboard WordPress, dan menemukan tampilan seperti di bawah ini.

Artinya, tema sekarang ini tidak sesuai atau tidak mendukung untuk WooCommerce dan perlu diganti.

Langkah 6 : Plugin Pendukung

Nah, sekarang toko onlinenya sudah siap. Sekarang saatnya menambahkan plugin untuk mendukung website agar berjalan lancar dan bisa tampil di halaman pertama mesin pencari.

Adapun fitur tambahan bagi sebuah toko online adalah seperti formulir contact, galeri, slider dan plugin pendukung lainnya.

Adapun jenis plugin tambahan yang sangat penting untuk website WooCommerce antara lain: pengumpul subscriber, formulir untuk menghubungi anda, menghubungkan toko dengan Google Analytics, keamanan situs, backup agar tidak terjadi kehilangan data seandainya terjadi hal tidak diinginkan, plugin untuk SEO agar lebih mudah ditemukan di mesin pencari, untuk mencache gambar agar tidak memberatkan loading situs, plugin untuk mempercepat loading situs, tempat galeri foto, plugin slider agar barang bisa dipromosikan lebih mencolok dibandingkan jika dalam bentuk status, tool untuk membagikan di media sosial, halaman FAQ yaitu sebagai tempat jawaban bagi pertanyaan yang sering ditanyakan oleh pelanggan, testimoni, dan fungsi tambahan lainnya agar pelanggan dapat tidak dikecewakan.

Free Hit Counters
Web Site Hit Counters

One thought on “Cara Membuat Toko Online Dengan WordPress

  1. Aku juga akan merekomendasikan niagahoster. Pelayanannya oke, penawaran yang dikasih juga menarik. Puas aku langganan disana

Silakan sampaikan komentar Anda