Cara Melacak Kampanye Periklanan

Beginner 4.1

Iklan merupakan sebuah cara cukup efektif untuk meningkatkan trafik ke website dan menumbuh kembangkan bisnis anda. Ketika melakukan periklanan menggunakan selain Ad Word, anda bisa secara manual menambahkan tag Kampanye Khusus terhadap URL pemasaran sehingga Google Analytics bisa melacak bagaimana dampak iklan terhadap situs.

Bentuk kampanye periklanan bisa dalam bebeberapa bentuk. Bisnis anda barangkali ingin beriklan menggunakan iklan teks pada hasil mesin pencari, iklan banner terletak pada website tertentu, atau bisa juga anda melakukan kampanye iklan melalui media sosial dan email, untuk mempromosikan merek dan produk ke konsumen. Biasanya para pebisnis akan mengkombinasikan aktivitas pemasarannya untuk meningkatkan penjualan dan konversi situs.

Kampanye iklan di lacak oleh Google Analytics melalui penandaan kampanye. Tag kampanye adalah bit tambahan dari informasi yang anda tambahkan pada tautan URL iklan. Ini termasuk melacak parameter yang diikuti oleh tanda yang sama dan kata tunggal atau kata yang telah anda ditandai sebagai kata kunci.

Ketika pengguna mengklik pada sebuah link yang telah ditambahkan parameter ini, kode pelacakan Google Analytics akan mengekstrak informasi dari tautan dan menghubungkan para pengguna serta kebiasaan mereka dengan kampanye periklanan anda. Dengan begitu, anda bisa mengetahui orang mana saja yang datang ke situs melalui aktivitas pemasaran ini.

Sebagai contoh, Google Store mengirim newsletter melalui email secara bulanan yang dikirimkan ke konsumennya dengan terdapat link ke website Google Store. Dengan menambahkan sebuah tag kampanye email terhadap tautan tersebut, maka Google Store bisa dengan mudah mengidentifikasi pengguna yang datang ke website dari newsletter tadi di Google Analytics.

Ada lima perbedaan tag kampanye yang bisa membantu anda untuk menentukan informasi spesifik tentang trafik iklan ini. Media, sumber dan kampanye adalah tag penting dan diperlukan. Disamping itu ada pula tag tambahan seperti Content (isi) dan term.

Kita telah membahas media dan sumber trafik ketika kami mengenalkan kepada anda tentang laporan perolehan.

  • “Media” mengkomunikasikan mekanisme atau bagaimana anda mengirimkan pesan kepada pengguna. Anda dapat menambahkan ‘email’ untuk kampanye melalui email, ‘cpc’ untuk iklan berbayar, atau ‘sosial’ untuk jejaring sosial.
  • “Source” mengkomunikasikan dari mana datangnya pengguna. Mereka bisa datang dari halaman tertentu atau sebuah tautan dari sebuah email. Source juga bisa dibedakan tipenya berdasarkan media. Jika medianya adalah ‘cpc’ (atau cost per click/biayanya berdasarkan klik atau trafik berbayar), bisa jadi dari mesin pencari seperti google, bing atau yahoo. Jika medianya adalah email maka sumbernya bisa jadi adalah newsletter.
  • “Campaign” untuk menamai kampanye periklanan yang sedang anda jalankan.
  • “Content” bisa digunakan untuk membedakan versi promosi. Ini berguna ketika anda ingin untuk mentes versi mana dari iklan atau promosi yang sedang dilaksanakan paling efektif. Jika anda menjalankan sebuah tes antara dua versi newsletter yang berbeda, anda mungkin memberi namanya dengan tag “v1-10dollars-off” dan “v2-nopromo” untuk membedakan newsletter yang berasosiasi dengan Google Analytics.
  • “Term” digunakan untuk menentukan kata kunci berbayar. Anda hanya bisa menggunakan bidang ini jika anda secara manual menandai sebuah kampanye pencarian berbayar seperti pada Bing atau Yahoo. Kita akan bahas ini pada pelajaran berikutnya.

Untuk menambahkan parameter ini ke URL yang terhubung dengan iklan anda, Google Analytics menyediakan sebuah alat bernama “URL Builder” pada Help Center. Topik ini pun akan kita bahas nanti.

Sumber:

Video : https://analytics.google.com/analytics/academy/course/6/unit/4/lesson/1

Teks transkrip : https://support.google.com/analytics/answer/6383005

 

Free Hit Counters
Web Site Hit Counters

Silakan sampaikan komentar Anda