Cara dan Manfaat Menghubungkan Analytics dengan AdWords

Beginner 4 4

Google AdWords menawarkan cara beriklan terbaik di dalam jaringan Google. Anda bisa menghubungkan akun Analytics dengan akun AdWords untuk mengerti bagaimana perkembangan kampanye iklan melalui AdWords terhadap bisnis anda.

AdWords adalah sistem periklanan Google yang memungkinkan pebisnis untuk menampilkan iklan dalam bentuk teks dan gambar. Iklan gambar akan muncul pada halaman hasil pencarian Google berdasarkan kata kunci yang telah di minta agar sesuai dengan kueri hasil pencarian pengguna. Iklan gambar adalah sebuah iklan yang terdiri dari teks, gambar, animasi atau video yang muncul pada situs yang bermitra dengan Google.

Karena Google Store ini barang dagangannya adalah t-shirt (kaos oblong), maka kata kunci yang di tawarkan adalah “Google t-shirt” dan “Google Clothing”. Ketika seseorang melakukan pencarian di Google untuk produk sejenis seperti “a really cool Google t-shirt”, AdWords akan menampilkan iklan teks paling sesuai untuk Google Store jika iklan tadi telah memenuhi petunjuk kualitas AdWords. Iklan seperti ini bisa menarik pelanggan dari jutaan pengguna Google yang melakukan pencarian menggunakan mesin pencari Google dan mitra Google tiap harinya.

Ketika anda menautkan akun Google Analytics dengan akun Google AdWords, anda bisa:

  • Mengetahui klik dihasilkan oleh AdWords dan biaya yang telah terpakai melalui Google Analytics.
  • Membuat daftar perbaikan di Analytics untuk digunakan pada kampanye melalui AdWords.
  • Mengimpor sasaran Analytics dan transaksi ke AdWords sebagai konversi.
  • Dan melihat data interaksi situs Analytics di AdWords.

Untuk membuat sebuah akun AdWords, arahkan kursor ke tautan di bagian akhir pelajaran ini dan ikuti petunjuk untuk membuat sebuah akun. Biasanya membutuhkan waktu kurang dari dua puluh menit.

Untuk menautkan antara Google Analytics dengan AdWords, pastikan email yang digunakan untuk login ke Analytics sama dengan email yang digunakan untuk masuk ke Ad Words. Anda dapat menemukan email yang anda gunakan untuk sign in di bagian sudut kanan atas. Perlu diingat bahwa untuk bisa menautkan kedua akun ini, anda harus sebagai Administrator di kedua akun.

Kemudian klik tab Admin. Kemudian pastikan anda telah memilih akun dan properti yang ingin digabungkan dengan akun AdWords. Di bawah bagian Property, pilih “AdWords linking”. Klik tombol “New link group”. Tiap akun AdWords yang telah dihubungkan ke akun Google akan secara otomatis muncul. Pilih akun mana yang ingin anda hubungkan dan klik “continue”. Kemudian, ketik di “Link Group Title”. Ini adalah ID akun AdWords anda.

Sekarang pilih view dimana anda ingin data AdWords tadi muncul dan pilih “Link account”. Akun yang telah terhubung tadi akan muncul pada daftar grup tautan di judul yang anda masukkan.

Auto-Tagging (Penandai Otomatis)

Setelah anda menghubungkan akun Analytics dan AdWords, data kampanye telah dibagikan antar sistem tersebut, tetapi masih perlu dibuatkan pelacakan kampanye. Meskipun anda bisa menambahkan kode tag kampanye secara manual ke URL AdWords menggunakan URL Builder seperti telah dibahas terdahulu, disini kita akan bahas cara lebih mudah. AdWords bisa secara otomatis menambahkan sebuah tag kampanye khusus ke URL AdWords melalui sebuah fitur bernama auto-tagging. Auto-tagging dibutuhkan untuk mengumpulkan dimensi khusus dari AdWords ke dalam Analytics. Ada tersedia beberapa dimensi AdWords, yaitu:

  • Tipe pertanyaan yang cocok menunjukkan bagaimana sebuah kata kunci AdWords sesuai terhadap pertanyaan yang di tuliskan oleh pengguna di mesin pencari Google.
  • Grup iklan menunjukkan kelompok iklan terhubung dengan kata kunci dan klik.
  • URL tujuan menunjukkan tujuan URL AdWords yang telah dibuat pada iklan AdWords anda.
  • Format iklan menggambarkan apakah iklannya dalam bentuk teks, gambar atau video.
  • Jejaring distribusi iklan adalah jaringan digunakan untuk menampilkan iklan anda.
  • Penempatan domain adalah domain pada jejaring distribusi tempat iklan anda ditampilkan.
  • AdWords Customer ID adalah ID unik sebagai pengenal akun AdWords anda.

Seluruh data ini bisa membantu anda untuk menganalisa bagaimana kinerja kampanye iklan melalui AdWords. Sebagai contoh, anda bisa membandingkan masing-masing bentuk iklan secara cepat menggunakan dimensi format iklan. Anda juga bisa memperbaiki kata kunci yang paling cocok dengan menganalisa kinerja kata kunci berdasarkan kecocokannya dengan tipe usaha. Penambahan dimensi dan fitur pelaporan hanya tersedia ketika anda menautkan akun Analytics dengan AdWords.

Jika anda berhasil menghubungkan AdWords dengan Analytics, kita akan dapat melihat laporan AdWords di bawah “Akuisisi” di bagian kiri bidang navigasi.

Kampanye

Jika di klik pada laporan “Kampanye”, kita akan bisa melihat seberapa bagus kinerja seluruh kampanye AdWords. Laporan ini menyusun kampanye AdWords menggunakan nama yang telah dibuat di AdWords. Inilah salah satu keuntungan menghubungkan antara AdWords dengan Analytics.

Di bagian atas laporan anda bisa menukar antara metrik desktop, perangkat bergerak dan tablet untuk melihat kinerja kampanye berdasarkan seluruh perangkat berbeda. Di bawah tabel data, anda bisa menggunakan metrik Akuisisi untuk melihat bagaimana klik didapat untuk seluruh kampanye dan jumlah total biaya untuk tiap klik. CPC menampilkan rata-rata biaya untuk tiap klik. Di bawah Behavior, anda bisa melihat kegiatan pengguna di tiap kampanye. Dan di bawah Konversi, anda bisa melihat tingkat konversi, jumlah sasaran yang telah diselesaikan, dan seberapa banyak konversi telah dilakukan dengan menggunakan menu pulldown.

Kata Kunci

Sekarang mari kita lihat pada laporan “Keywords”. Ini membantu anda untuk mengerti bagaimana kinerja kata kunci dan masing-masing iklan. Sebagai contoh, jika sebuah kata kunci bisa menghasilkan cukup banyak trafik tetapi rasio pentalannya tinggi, ini menandakan ada ketidak sesuaian antara iklan dan konten pada halaman tersebut. Jika anda menggunakan kata kunci dengan tingkat konversi tinggi tetapi trafiknya kurang banyak (atau jumlah tampilan iklannya tidak sering), anda mungkin harus meningkatkan tawaran harga untuk kata kunci tersebut, sehingga iklan tadi akan muncul lebih sering dan dapat menjangkau lebih banyak pemirsa. Anda juga harus menambahkan “Device Category” (kategori perangkat) sebagai dimensi kedua untuk meningkatkan tampilan iklan berdasarkan kata kunci tersebut di lebih banyak perangkat yang digunakan oleh pemirsa ketika mereka mengklik iklan dan mengunjungi situs anda.

Penyesuaian Penawaran

Terakhir, marilah kita lihat pada “Bid Adjustments” (penyesuaian penawaran). Penyesuaian penawaran adalah sebuah fitur di AdWords yang digunakan agar tawaran kata kunci secara otomatis berdasarkan perangkat pengguna, lokasi atau waktu. Sebagai contoh, jika Google Store tetap buka pada pada hari libur untuk menjual barang dagangannya, toko tersebut mungkin bisa menambahkan sebuah penyesuaian penawaran untuk meningkatkan tampilan iklan di perangkat bergerak dengan radius tiga mil dari toko tersebut selama jam buka.

Laporan penyesuaian penawaran di Analytics membantu anda untuk menganalisa kinerja AdWords untuk penawaran yang telah anda buat untuk kampanye. Anda bisa menggunakan selektor di bagian atas tabel untuk mengevaluasi kinerja kampanye berdasarkan perangkat, lokasi, waktu dan penyesuaian tawaran di daftar pemasaran ulang. Kita akan membahas pemasaran ulang pada pembahasan selanjutnya. Untuk melihat seluruh penyesuaian penawaran dan metrik untuk masing-masing kampanye, anda bisa mengklik pada daftar nama kampanye.

Dengan demikian, anda bisa melihat seberapa bernilai AdWords untuk bisnis anda ketika dihubungkan dengan Analytics. Ini akan memudahkan anda untuk benar-benar mengerti terhadap nilai pemasaran anda dan membuat perbaikan untuk meningkatkan laba perusahaan.

 

Sumber:

Video : https://analytics.google.com/analytics/academy/course/6/unit/4/lesson/4

Transkrip : https://support.google.com/analytics/answer/6382975

 

Free Hit Counters
Web Site Hit Counters

Silakan sampaikan komentar Anda