Bagaimana Pengaruh Hashtag di Twitter, Facebook, Instagram dan Google+

Hashtag merupakan salah satu bagian paling penting di media sosial. Anda tentu sudah sering melihat postingan teman atau kerabat yang menggunakan hashtag, baik itu di Twitter, Facebook, Instagram dan Google+.

Tetapi pertanyaannya adalah bagaimana pengaruh hashtag ini terhadap keempat media sosial ini. Apakah fungsi dan efeknya sama atau ada perbedaan.

Untuk itulah tulisan ini dibuat agar memperoleh pencerahan lebih mendalam tentang penggunaan hashtag di media sosial. Dengan demikian, anda akan dapat memaksimalkan penggunaannya guna meningkatkan ketertampakan postingan melalui masing-masing media sosial tersebut.

Pengertian Hashtag

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang hashtag, berikut diberikan pengertian hashtag.

Hashtag adalah sebuah kata atau phrase tanpa spasi yang didahului oleh oleh tanda #. Tanda ini merupakan salah satu tipe dari tag metadata.

Kata-kata atau phrase yang dituliskan di postingan di layanan media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter atau Google+ akan di tag ketika diberikan tanda #.

Dengan menggunakan hashtag, maka pos itu akan dikelompokkan ke sesama postingan lain yang menggunakan hashtag yang sama.

Hashtag juga akan menjadi kata kunci bagi mesin pencari.

Pengaruh Hashtag di Twitter

Ketika anda masuk dan melihat postingan di Twitter, dapat dilihat bahwa kebanyakan tweet memiliki hashtagnya sendiri-sendiri, terutama tweet milik perusahaan untuk usaha. Kenapa demikian?

Karena tweet yang mempergunakan hashtag akan lebih viral dua kali lipat dibandingkan tanpa hashtag.

Tetapi perlu di ingat, jangan pernah menggunakan hashtag lebih dari dua buah di tiap tweet. Hal ini berdasarkan penelitian yang mengatakan bahwa :

  • Menggunakan lebih dari dua buah hashtag akan menurunkan efektifitasnya hingga 17%.

  • Jika menggunakan 1 atau 2 buah akan meningkatkan 21% lebih efektif.

  • Pengguna Twitter akan membagikan atau me retweet sebanyak 55% jika hanya menggunakan 1 hashtag saja.

  • 25% tweet akan dibagikan tanpa menggunakan hashtag.

  • Jika menggunakan hashtag, akan di retweet sebanyak 40%.

Selain hashtag, ada satu lagi tool yang perlu anda ketahui, yaitu Twitter List.

Hashtag di Instagram

Instagram sangat jauh bedanya dibandingkan dengan Twitter. Di Instagram, hashtag bisa diibaratkan sebagai seorang raja, dan para pengguna Instagram biasanya menggunakan banyak hashtag di sebuah postingan.

Berdasarkan penelitian Quicksprout, sebuah pos yang mempunyai 11 buah hashtag akan memperoleh jangkauan terbaik yaitu mencapai 79,5 % per seribu follower.

Jika kurang dari 11 buah, hasilnya kurang dari 50%. Intinya, Instagram sangat menyukai pos yang memiliki banyak hashtag.

Pengaruh di Facebook

Penggunaan hashtag di Facebook relatif baru dan tidaklah seefektif di Twitter maupun Instagram. Jika anda ingin menggunakan hashtag, cukup gunakan 1 atau 2 buah saja, karena FB tidak terlalu suka.

Ini disebabkan, penggunaan hashtag banyak di Facebook akan terlihat tidak natural dan berkesan terlalu dipaksakan.

Disamping itu, pengguna FB tidak terlalu memikirkan hashtag di FB karena mereka menggunakannya hanya untuk berinteraksi dengan orang yang di kenal dan menarik menurut pendapat mereka.

Untuk itu sangat dianjurkan agar berhati-hati menggunakan tag ini.

Google+

Hal menarik di Google+ adalah, hashtag akan ada secara otomatis, walaupun anda tidak menambahkannya di sebuah pos.

Anda bisa mengedit atau menambahkannya sendiri, tetapi biasanya Google+ akan memperkirakan hashtag mana yang paling cocok untuk tiap postingan anda.

Penggunaan hashtag di Google+ juga akan mempengaruhi dan dapat ditemukan pada pencarian Google.
Disamping itu, hashtag bisa juga ditambahkan sewaktu memberikan komentar di pos teman dan efeknya pun akan sama, yaitu dapat muncul di hasil pencarian Google.

Intinya hashtag telah menjadi kata kunci atau keyword.

Kesimpulan

Menggunakan hashtag sangat penting sekali agar bisa eksis di media sosial. Dengan menggunakannya dengan benar juga dapat meningkatkan trafik.

Namun demikian, masing-masing media sosial mempunyai karakteristiknya sendiri. Oleh karena itu, beda media tentu akan berbeda pula cara penggunaannya.

Jika anda mempunyai pengalaman tentang penggunaan hashtag ini, silakan sampaikan di komentar sehingga kita dapat berbagi pengalaman dan pendapat masing-masing

Free Hit Counters
Web Site Hit Counters

Silakan sampaikan komentar Anda