8 Mitos Bisnis Online

Beberapa dari anda mungkin telah mendengar tentang mitos dan kesalahan persepsi mengenai strategi pemasaran untuk Menghasilkan Uang, termasuk pemasaran menggunakan media digital. Beberapa dari mitos tersebut sering anda dengar dan yang lainnya telah dibuktikan kebenarannya akhir-akhir ini.

Bagaimanapun, waktu terus berjalan dan realitas online telah berubah. Atmosfir di dunia digital selalu berubah dan apa yang dulu benar, sekarang bisa jadi telah tidak relevan lagi.

Kata-kata digital sangat menarik, apalagi digital marketing. Di dunia digital marketing pertanyaan yang sering muncul adalah ‘bagaimana cara kerjanya?’ dan pemilik bisnis yang baru mulai berkecimpung di dunia digital marketing selalu mengatakan ‘dunia marketing itu seperti sihir’, ‘jalan menuju kesuksesan dan ongkosnya pun murah’. Sementara orang yang tidak berhasil akan mengatakan bahwa itu hanya metode saling klik saja, tidak bisa dipercaya, dan menyakitkan.

Para pebisnis yang telah mengenyam asam garam dan lika liku usaha percaya bahwa “pelanggan selalu benar” atau ‘pelanggan hanya tertarik dengan harga murah’. Sayangnya, beberapa pelaku bisnis kurang menyadari bahwa ide seperti inilah penyebab kegagalan usaha mereka. Di saat anda mempercayai sebuah mitos, di saat itulah dia akan mempengaruhi kehidupan anda.

Mitos dalam dunia usaha, terutama dalam bidang pemasaran telah menguasai fikiran pelaku bisnis. Tetapi di dunia pemasaran melalui media digital tidaklah demikian.

Digital marketing telah menjadi hal terpenting di dunia bisnis, dan beberapa ahli pemasaran mungkin masih berpendapat bahwa kebanyakan industri terbesar sekarang ini tidak akan bisa bertahan tanpa menggunakan media digital dalam mempromosikan usahanya.

Dikarenakan hasilnya yang cukup menjanjikan, beberapa usaha yang baru mulai harus mendasari strategi pemasarannya melalui media digital seperti blog, iklan di perangkat mobile, sosial media dan situs berbagi video seperti Facebook dan Youtube. Kedengarannya memang sangat gampang, tetapi ada beberapa alasan kenapa ada yang tidak berhasil.

Agar anda, sebagai pemilik usaha, tidak terjerumus kepada mitos yang berkembang dan selalu di jalan yang benar, maka berikut saya bagikan beberapa mitos beserta kenyataan yang berkembang tentang beriklan di media digital saat sekarang ini.

1. Pemasaran Melalui Media Digital Bisa Menyelesaikan Seluruh Kebutuhan Bisnis

Di jaman yang serba internet seperti sekarang ini dimana sudah hampir seluruhnya dijadikan digital dan diarahkan ke teknologi tinggi, ada anggapan bahwa dengan digital marketing sudah bisa menyelesaikan seluruh masalah pemasaran perusahaan. Sementara pemasaran dengan cara lama sudah tidak dapat diaplikasikan atau tidak efektif lagi di dunia serba digital seperti sekarang ini.

Kenyataan:

Digital marketing adalah salah satu alat untuk berpromosi melalui internet, tetapi tidak bisa memenuhi semua kebutuhan perusahaan.

Digital marketing hanyalah salah satu bagian integral dari rancangan pemasaran secara keseluruhan, dan tidak lebih penting dari strategi pemasaran lainnya.

Walaupun telah banyak pelanggan mengandalkan internet sebagai sarana memperoleh informasi dan salah satu pertimbangan mereka saat mengambil keputusan untuk membeli sebuah barang, tetapi pengaruh terbesar masih diperankan oleh billboard, surat kabar, majalah dan media cetak lainnya untuk mengetahui perusahaan anda lebih dekat.

Diakui bahwa pemasaran mode lama sangat mahal dibandingkan melalui media digital, tetapi cara ini lebih cepat dan hasilnya akan cepat terasa. Tidak diragukan lagi bahwa metode melalui mulut ke mulut masih iklan terbaik sepanjang masa.

2. Digital Marketing Lebih Gampang Dibandingkan Metode Pemasaran Lama

Ada anggapan bahwa digital marketing lebih gampang dan prosesnya tidak berbelit-belit dan dapat menghasilkan uang dalam jangka pendek dibandingkan pemasaran model lama. Mereka beranggapan bahwa yang diperlukan hanya membuat sebuah blog dan media sosial. Selesai.

Kenyataan:

Digital marketing bukanlah sebuah obat mujarab untuk seluruh kebutuhan bisnis. Agar berhasil membutuhkan waktu lama dan kerja keras, sementara hasilnya tidak akan terlihat dalam jangka waktu pendek.

Tidak seperti pemasaran tradisional dimana elemen kuncinya adalah iklan. Digital marketing ada di area dimana target audien bisa diraih lebih efektif melalui hubungan baik antara follower dan pihak perusahaan.

Untuk itu dibutuhkan beberapa taktik dan teknik yang hanya bisa efektif jika dilakukan secara komprehensif, terencana dengan baik dan didukung oleh tim yang solid. Audien di media sosial akan bereaksi lebih positif dengan perusahaan yang merespon kebutuhan mereka di medsos dengan pendekatan personal.

3. Digital Marketing Tidak Perlu Diurus

Mitos berikutnya adalah anda cukup membuat sebuah blog lantas pelanggan akan datang dengan sendirinya.

Kenyataan:

Digital Marketing tidak hanya tentang memposting di sosial media atau sebuah blog dan mengharapkan konten itu akan menjadi viral. Ini tidaklah projek sesaat dimana anda cukup mensetnya dan kemudian melupakannya lantas mengharapkan hasil berlimpah.

Digital Marketing membutuhkan strategi matang seperti perencanaan, uji coba, pelaksanaan, perawatan, dan tindak lanjut. Dan langkah-langkah ini tujuan utamanya adalah agar orang tertarik untuk mengunjungi situs anda.
Ketika mereka mengunjungi situs perusahaan, rata-rata tingkat konversinya hanyalah 1 hingga 3 persen di saat mereka mengunjungi situs itu pertama kali.

Jika anda menginginkan hasil yang lebih baik, pekerjaan anda belum berakhir di saat seorang pengunjung mengunjungi situs perusahaan. Anda harus meningkatkan strategi, memperoleh tingkat konversi dan menghasilkan penjualan lebih banyak.

4. Tidak Ada Biaya

Anda tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk membangun strategi pemasaran melalui media digital. Anda cukup hanya membuat sebuah situs dan profil media sosial (seluruhnya gratis), lantas bisa terhubung dengan audien.

Kenyataan:

Walaupun biayanya tidak sebesar pemasaran jaman dulu, cara ini masih membutuhkan beberapa biaya agar hasilnya lebih efektif.

Biaya yang dibutuhkan untuk beriklan di media digital ini lebih hemat 62 persen dibandingkan cara lama. Walaupun jauh lebih hemat, tetapi tidak gratis.

5. Cepat Menghasilkan ROI

Anggapan berikutnya adalah ketika digital marketing dijalankan, maka ROI akan bisa segera diperoleh.

Kenyataan:

Beriklan melalui cara ini merupakan program jangka panjang, dimana anda tidak akan bisa berharap banyak untuk jangka pendek. Tetapi, ketika telah memperoleh pengaruh positif, bisa dipastikan anda akan tersenyum lebar.

6. Akan Lebih Efektif Dengan Kuantitas Besar

Untuk hasil lebih baik dari digital marketing, anda harus menghasilkan jumlah konten yang banyak, ribuan klik dan link referal dalam jumlah besar.

Kenyataan:

Di awal pemasaran digital, sangat normal untuk menghasilkan trafik dan backlink sebanyak-banyaknya dibandingkan dari mana asal trafik dan backlink tersebut.

Cara ini tidak efektif lagi seiring dengan perubahan algoritma mesin pencari lebih fokus terhadap kualitas dan tidak kuantitas dari link, klik dan konten. Sekarang strateginya lebih fokus kepada strategi pemasaran lebih efektif, konten lebih berkualitas, tautan antar tulisan dan strategi outbound linking.

7. Hanya Untuk Generasi Muda

Target digital marketing hanya cocok untuk generasi muda berumur di bawah 25 tahun saja.

Kenyataan:

Sebuah penelitian mengatakan bahwa demografi umur di media sosial seperti Facebook antara umur 25 hingga 34 tahun, jumlahnya sebesar 29,7 persen dari seluruh pengguna Facebook.

Laporan lainnya mengatakan bahwa Facebook telah didominasi oleh umur 25 hingga 55 tahun. Ini merupakan kelompok umur yang sangat besar.

Disini dapat disimpulkan bahwa digital marketing tidak terbatas pada generasi muda saja, tetapi telah mencakup ke seluruh umur bahkan bisa digunakan orang tua yang telah berumur 65 tahun ke atas.

8. Digital Marketing Hanya Cocok Untuk Beberapa Jenis Usaha Saja

Digital marketing hanya bisa diterapkan bagi jenis bisnis tertentu saja. Dia tidak cocok bagi bisnis bersifat teknis, membosankan dan bersifat keduniawian serta bisang industri.

Kenyataan:

Dengan menggunakan media online, anda bisa merubah kesan usaha yang membosankan, bersifat teknis dan lain sebagainya itu menjadi terlihat lebih menarik dan menyenangkan.

Dengan demikian bisa menghasilkan lebih banyak keuntungan dari sana. Untuk itu sangat penting bagi anda untuk mengenal audien dan menggunakan media paling cocok untuk terhubung dengan pelanggan.

Kesimpulan

Itulah delapan mitos tentang digital marketing yang dapat saya sampaikan disini. Walaupun masih banyak mitos-mitos lainnya di luar sana, tetapi dengan delapan buah ini diharapkan dapat meningkatkan semangat anda untuk tetap berupaya semaksimal mungkin beriklan melalui media digital.

Cobalah untuk selalu belajar dan mengetahui pasar anda dan menemukan konten dan strategi yang cocok agar anda bisa selalu terhubung, terikat dan menghasilkan keuntungan dari target pasar tadi. Dan jika perlu, anda dapat menggunakan beberapa tool untuk meningkatkan bisnis online anda di masa depan.

Jika anda mempunyai pendapat dan tambahan, silakan sampaikan melalui komentar.

Free Hit Counters
Web Site Hit Counters

Silakan sampaikan komentar Anda