7 Plugin Terbaik Backup Data Di WordPress

Membuat cadangan data blog yang dikelola dengan WordPress adalah hal cerdas dan harus dilakukan. Dengan membuat cadangan, anda akan merasa aman dan jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti situs di bajak atau tidak sengaja terhapus. Ada beberapa plugin untuk mencadangkan ini, mulai dari yang berbayar hingga gratisan di WordPress. Kebanyakan sangat mudah di gunakan. Disini saya pilih 7 buah plugin untuk mencadangkan data di WordPress.

Beberapa layanan hosting menggunakan WordPress menawarkan layanan cadangan terbatas, tetapi perlu diingat bahwa data anda merupakan tanggung jawab anda sepenuhnya. Jangan pernah andalkan penyedia hosting saja untuk membuat cadangan data.

Untuk memudahkan membuat cadangan, silakan pilih salah satu plugin di bawah ini, dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing, agar data anda aman dan terkendali.

1. UpdraftPlus

UpdraftPlus merupakan plugin backup di WordPress yang memberi layanan kepada anda untuk membuat backup lengkap situs dan menyimpannya di cloud atau download langsung ke komputer. Plugin ini menyediakan layanan untuk membuat skedul backup dan meletakkan file backup tersebut di tempat yang anda inginkan. Untuk versi premium, anda akan diberikan fitur tambahan dan beberapa addon.

2. BackWPup

BackWPup adalah plugin gratis, dimana anda bisa membuat backup lengkap dan menyimpannya di cloud (Dropbox, Amazon S3, RAckspace, Drive dan lainnya), FTP, email, atau di komputer. Menggunakannya sangat gampang sekali dan ada fitur untuk membuat cadangan otomatis tergantung dari berapa kali frekuensi situs anda di update.

Merestore situs WordPress pun sangat mudah. Untuk versi Pro diberikan layanan dukungan prioritas, bisa menyimpan di Google Drive, dan fitur-fitur menarik lainnya.

3. VaultPress

VaultPress didirikan oleh Matt Mullenweg (salah satu pendiri WordPress) dan timnya di Automattic. Layanannya berdasarkan harga yang anda bayar. Beda bayaran, beda pelayanan yang diberikan. Harga terendah adalah 5 dolar per bulan. Menseting Vaultpress dan mengembalikan data hilang pun hanya dalam beberapa klik saja. Dengan paket yang ditawarkan, dia juga menawarkan scan virus terhadap situs.

4. Backup Buddy

Backupbuddy adalah plugin backup paling populer diantara layanan backup premium lainnya. Anda bisa membuat skedul untuk mencadangkan data, apakah itu tiap hari, sekali seminggu, ataupun dalam satu bulan satu kali saja. Kemudian diletakkan di Dropbox, Amazon S3, Rackspace, Cloud, FTP, Stash (layanan backupbuddy), dan mungkin bisa dikirim ke email. Jika anda telah membeli layanannya, akan diberi ruang sebesar 1 GB, memperoleh akses ke forum dukungan, update dan lainnya.

5. BackupWordPress

BackupWordpress adalah plugin backup WordPress cukup lengkap karena mempunyai fitur untuk mencadangkan secara otomatis. Anda juga bisa membuat beberapa skedul pencadangan terhadap database dan file situs.

Jika anda ingin menyimpan cadangan tersebut di Dropbox, Google Drive, FTP, dan lain sebagainya, maka anda hanya perlu mengupgrade gratisan tadi menjadi premium. Ekstensinya tersedia untuk tiap layanan, dan menariknya, anda bisa membeli fitur yang diperlukan saja atau bisa juga membeli fitur lengkap.

6. Duplicator

Seperti namanya, Duplicator adalah salah satu plugin cukup populer di WordPress untuk memindahkan data dari hosting satu ke hosting satunya lagi. Walaupun demikian, dia juga mempunyai fitur backup. Selain itu, dia juga punya layanan untuk membuat backup secara terjadwal.

7. WP-DB-Backup

Plugin satu ini telah didownload jutaan kali. WP-DB-Backup merupakan salah satu plugin backup populer di WordPress. Masalahnya, dia hanya bisa membackup database WordPress saja. Dengan kata lain, anda harus mencadangkan tulisan, gambar dan video serta data-data lainnya secara manual. Jika anda tidak sering mengupdate situs atau tidak mengupload gambar, sangat disarankan untuk menggunakan plugin ini.

Menggunakan plugin ini cukup gampang untuk membuat backup bagi database anda, membuat skedul cadangan otomatis dan merestorenya kembali ke database. Plugin ini sangat disarankan bagi anda yang tidak memiliki akses ke phpMyAdmin untuk membackup database WordPress secara manual.

Kesimpulan

Masing-masing plugin pencadangan di WordPress mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Untuk itu ada dua pertimbangan sebelum memilih plugin mana yang akan dipakai, yaitu: kemudahan penggunaan dan layanan mana yang menawarkan backup tambahan secara real-time. Artinya, daripada mencadangkan seluruh file tiap hari atau tiap jam, lebih baik membuat sebuah backup dari apa yang telah diupdate dan tidak menyita banyak waktu.

Disamping dua pertimbangan di atas, juga perhatikan apakah mereka memiliki cloud storage sendiri. Dengan demikian, data anda akan lebih terjamin tersimpan daripada menggunakan tempat penyimpanan gratisan.

Free Hit Counters
Web Site Hit Counters

Silakan sampaikan komentar Anda