7 Konsep SEO On-Page

Sebagai penulis blog, membantu mesin pencari menjawab pertanyaan mendasar adalah tugas yang paling utama. Mesin pencari tidak bisa membaca sebuah halaman seperti manusia melakukannya, oleh karena itu kita harus menggabungkan struktur dan petunjuk-petunjuk yang tersedia untuk menunjukkan apa maksud dari konten yang kita buat. Dengan melakukan hal ini akan membantu mesin pencari untuk mengoptimalkan hasil pencarian sehingga akan menghasilkan hasil yang relevan.

Memahami teknik ini akan membantu mesin pencari untuk mengetahui kemana cocoknya konten tersebut mengacu, dan akhirnya akan meningkatkan posisi situs di hasil pencarian. Inilah pentingnya tulisan ini saya buat, supaya tulisan yang ditulis akan berada di posisi atas mesin pencari.

1. Penggunaan Kata Kunci

Dalam tiap tulisan, seluruh kata yang tercantum di dalamnya merupakan kata kunci. Konsepnya adalah jika kita fokus ke sebuah topik, mesin pencari akan menemukan kata kunci di tempat-tempat tertentu yang dianggap penting. Lokasinya adalah tag judul, judul halaman, atribut alt di dalam sebuah gambar, dan seluruh kata di tulisan tersebut.

Maka sangatlah penting tulisan anda mempunyai jumlah minimum kata kunci agar bisa di ranking oleh mesin pencari. Letak kata kuncinya terserah, bisa di awal tulisan, di tengah atau di akhir.

2. TF-IDF

Kepanjangan dari TF-IDF adalah “term frequency-inverse document frequency”.

TF-IDF mengukur seberapa penting sebuah kata kunci yang dibuat pada tulisan kita dengan membandingkannya dengan frekuensi kata kunci tersebut muncul di berbagai dokumen (berjumlah jutaan buah) yang tersimpan di basis datanya.

Jika membandingkan kata “basket” dengan “pemain bola basket”, maka penggunaan kata pemain bola basket merupakan kata yang lebih jarang digunakan dibandingkan dengan kata basket. Berdasarkan frekuensi kemunculannya di tulisan dari berbagai dokumen yang ada, dapat disimpulkan bahwa kata pemain bola basket lebih signifikan di bandingkan kata basket.

Walaupun pengukuran SEO menggunakan TF-IDF ini tidak terlalu baik, namun cara ini cukup membantu untuk meningkatkan ranking situs di mesin pencarian.

3. Sinonim dan Varian Kata Yang Terdekat

Karena begitu banyaknya jumlah pencarian dalam sehari, Google mempunyai bejibun informasi untuk menentukan apa yang dibutuhkan oleh si pencari ketika menulis kueri di kotak pencarian. Oleh karena itu sinonim kata sangat penting, hingga bisa meningkatkan akurasi hasil pencarian mencapai 70%.

Mesin pencari memiliki data mengenai kata sinonim dan fariasi kata untuk jutaan phrase, sehingga dia bisa mencocokkan konten dengan kueri ketika seseorang mencari sesuatu dengan kata yang berbeda dengan kata yang ada di teks anda. Contohnya adalah kueri dari dog pics, maka akan sama artinya dengan photo anjing, gambar anjing, foto anjing, dan sebagainya.

Dari sudut pandang SEO, membuat sebuah konten menggunakan bahasa natural dan kosa kata yang bervariasi lebih bagus dibandingkan melakukan kata yang sama secara terus menerus.

Menggunakan fariasi di topik utama juga akan menambah dalam makna semantik dan akan membantu menyelesaikan akan keragu-raguan mesin pencari, ketika frasa kata kunci yang sama mengacu ke banyak konsep.

4. Segmentasi Halaman

Dimana anda tempatkan kata di sebuah halaman sama pentingnya dengan kata itu sendiri.

Tiap halaman di bangun atas beberapa bagian, header, footer, sidebar, dan lain sebagainya. Mesin pencari dapat menentukan bagian mana yang paling penting di sebuah halaman.

Konten yang terletak di bagian utama, dimana anda menuangkan ide, merupakan bagian yang paling penting dibandingkan kata kunci yang terletak di bagian lain, seperti di footer, sidebar, dan lain sebagainya. Bahkan, di bagian tersebut terkadang diabaikan oleh mesin pencari.

5. Jarak Kata dan Keterkaitannya

Jarak kata mengacu kepada hubungan antara kata-kata yang berbeda dengan sebuah frasa di sebuah teks. Ini tidak sama dengan jarak secara fisik antara frase, dan hanya fokus kepada bagaimana istilah tersebut berhubungan dengan kalimat, paragraph dan elemen lainnya.

Bagaimana mesin pencari mengetahui bahwa “Dalmatian” berhubungan dengan “jenis anjing” ketika dua frase ini tidak di kalimat yang sama?

Mesin pencari akan mengukur jarak antara kata yang berbeda dan frasa dalam elemen HTML yang berbeda. Semakin dekat konsepnya secara semantik, maka semakin dekat pula konsep tersebut akan berhubungan. Frasa yang terletak di paragraph yang sama lebih dekat secara semantik dibandingkan frasa yang dipisahkan oleh beberapa paragraph.

Judul dan header akan sama jarak keterkaitannya ke seluruh teks, karena mereka adalah gambaran dari seluruh isi tulisan. Istilah yang terletak di paragraph yang sama lebih erat hubungannya dibandingkan istilah yang terpisah oleh beberapa pargraph.

6. Pengindeksan Berdasarkan Kombinasi Kata

Pada bagian ini akan dibahas mengenai kata kunci yang berdiri sendiri dan hubungan diantara mereka. Mesin pencari juga menerapkan metode mengindeks halaman berdasarkan phrase atau kombinasi kata lengkap dan juga merenking halaman yang relevan dengan phrase tersebut.

Yang menarik adalah bagaimana Google dapat menggunakan tahap ini untuk meranking sebuah halaman berdasarkan pada seberapa relevan hasil pencarian terhadap kata kunci ini.

Mesin pencari mengetahui bahwa beberapa kombinasi kata cenderung memprediksi kombinasi kata yang lainnya. Jika anda mencari “Presiden Indonesia”, kombinasi kata ini akan terkait dengan “Istana Kepresidenan”, “Susilo Bambang Yudhoyono”, “Jokowi-JK”, “Presiden pertama RI” dan lain sebagainya.

7. Kesatuan Arti

Mesin pencari akan mengeksplorasi bagaimana cara menggunakan hubungan antar kesatuan arti, tidak hanya kata kunci, untuk menghasilkan pencarian yang relefan.

Sebuah kesatuan adalah segala sesuatu di sebuah teks yang jelas dan mempunyai definisi yang jelas berdasarkan informasi yang didapat mesin pencari dari dokumen-dokumen yang tersimpan di basis datanya.

Contohnya jika ada sebuah tulisan yang menceritakan bahwa film Iron Man yang di produksi oleh Marvel akan tayang di bioskop Raya. Di dalam tulisan tersebut terdapat frasa Iron Man, Science Fiction, Marvel Comics, Tony Stark dan Bioskop Raya. Maka kata Marvel Comics lebih dekat hubungannya dengan kata Iron Man, Science Fiction, dan Tony Stark dibandingkan dengan kata Bioskop Raya. Walaupun kata Marvel Comics hanya muncul sekali di tulisan tersebut sementara kata Bioskop Raya muncul beberapa kali.

Free Hit Counters
Web Site Hit Counters

Silakan sampaikan komentar Anda