5 Cara Untuk Mengoptimisasi Gambar

Sebuah gambar tidak hanya membuat konten sebuah situs menjadi menarik secara visual, tetapi juga akan dapat membantu untuk meningkatkan konversi sebuah situs. Meskipun semua orang telah mengetahui bahwa sebuah tulisan atau konten harus dioptimisasi agar bisa ditelusuri dengan baik di mesin pencari (SEO), namun perlu juga dipahami bahwa sebuah gambar dapat pula meningkatkan konversi sebuah konten.

Oleh karena itu, berikut ini kami sampaikan lima buah cara untuk mengoptimisasi gambar agar bisa ditelusuri dan ditemukan oleh pelanggan anda melalui mesin pencari menurut Xsight Technologies.

  1. Judul gambarnya sesimpel mungkin

Tiap gambar harus diberikan sebuah judul atau nama dan nama dari gambar tersebut harus dibuat se unik mungkin, tetapi jangan dibuat terlalu panjang. Disamping itu juga, nama harus dibuat enak didengar oleh telinga dan harus relefan dengan topik tulisan. Nama ini harus pula mudah dibaca dan dapat menggambarkan secara sederhana maksud dari gambar tersebut.

  1. Semua gambar harus diberi Alt Tag

Bagi anda yang belum mengetahui apa itu Alt Tag, dapat dijelaskan disini bahwa alt tag adalah sebuah teks alternatif yang digunakan bagi gambar tadi agar dapat dirender oleh browser. Alt tag ini juga dapat meningkatkan nilai SEO dari sebuah website untuk gambar yang berasosiasi dengan kata kunci yang telah anda targetkan. Ketika membuat alt tag, perlu diingat bahwa:

  • Kata-katanya harus sederhana dan jelas, sesederhana dan sejelas nama dari gambar tadi.
  • Hindari pengulangan kata kunci
  • Jika ada model atau angka serial yang berkaitan dengan produk di gambar, maka anda dapat menyertakan angka serial atau serial number tadi sebagai alt tag.
  1. Jelaskan Gambar anda

Di tiap gambar, jangan pula lupa untuk menuliskan penjelasan ringkas. Anda harus menggunakan kata kunci pada kata penjelas ini, tetapi buatlah sependek mungkin. Dengan adanya penjelasan ini akan membuat pengunjung lebih gampang dan lebih enak membaca sewaktu dia menelusuri halaman situs anda.

  1. Ukuran Gambarnya Harus Kecil

Kenapa ukuran gambar harus kecil? Hal ini berhubungan dengan kecepatan loading situs. Semakin besar gambar yang ditempatkan di halaman tadi, akan membuat kecepatan loading situs akan menjadi lebih lambat karena terlalu banyak bit yang harus di ambil dari server. Biasanya, pengunjung tidak akan mau menunggu lebih dari tiga atau lima detik agar gambar tersebut selesai tampil. Mereka akan langsung saja menutup halaman anda. Seperti yang dialami oleh situs Amazon, dia menemukan bahwa jika situsnya lambat satu detik saja, maka dia akan mengalami kerugian sebesar $ 1,6 juta. Selain itu, kecepatan loading situs akan berdampak pula terhadap ranking SEO situs secara keseluruhan.

Idealnya, anda dapat mengurangi ukuran gambar hingga 75 KB dan gambar blog maksimum besarnya adalah 100 KB. Anda bisa menggunakan software pengedit gambar untuk mengurangi besar file dari gambar tersebut, namun tidak mengurangi kualitas gambarnya. Saya anjurkan anda untuk menggunakan Magic Picture.

  1. Dimensi

Tidak hanya ukuran yang harus diperhatikan dalam sebuah gambar di sebuah website, anda juga perlu memperhatikan tentang dimensinya. Tergantung dimana letak gambar tersebut, bisa saja tempat meletakkan gambar tadi terbatas. Sebagai contoh, jika blog anda lebar maksimum adalah 800 pixel, sementara gambar yang ingin diposting sebesar 10.000 pixel, maka anda harus mengurangi dimensinya.

Itulah beberapa hal yang harus anda perhatikan untuk mengoptimisasi gambar anda di website. Dari tulisan tadi, anda harus selalu berhati-hati dalam menempatkan gambar. Tidak seluruhnya harus anda ikuti. Terkadang jika memang diperlukan, maka gambar berukuran besar pun perlu ditampilkan agar lebih kinclong selama kekuatan server dari situs anda dapat mengakomodirnya.

 

Silakan sampaikan komentar Anda