13 Perawatan Wajib di Situs WordPress

Setelah memulai membuat sebuah blog, seringkali kita tidak melakukan pemeliharaan kecuali telah terjadi suatu masalah. Dengan melakukan perawatan secara berkala, anda bisa memastikan situs WordPress anda akan selalu dalam kondisi optimal. Pada tulisan ini, saya akan membagikan 13 perawatan yang harus dilakukan secara terus menerus dan bagaimana cara melakukan perawatan ini satu per satu.

Kapan dan Alasan Selalu Melakukan Pemeriksaan Perawatan

Situs berbasis WordPress merupakan sebuah sistem yang terdiri dari beberapa bagian. Bagian tersebut termasuk hosting, software WordPress itu sendiri, plugin dan tema.

Paling utama sekali adalah anda telah menuliskan konten ke blog tadi dalam bentuk teks dan gambar. Secara keseluruhan, inilah yang membuat situs anda akan dicintai oleh pengunjung dan pelanggan.

Oleh karenanya, sistem ini butuh diperhatikan untuk memastikan performanya selalu dalam keadaan optimal. Ada beberapa perawatan sederhana yang bisa anda lakukan secara reguler untuk memastikan bahwa situs tersebut bekerja dengan baik.

Seberapa sering harus melakukan perawatan ini?

Jika situs anda memiliki trafik tinggi, barangkali tiap tiga bulan cukuplah. Dan bagi website yang lebih kecil dimana trafik dan kontennya masih sedikit, barangkali bisa dilakukan tiap enam bulan sekali. Nah sekarang mari kita lihat apa saja yang harus dilakukan dan seberapa sering perawatan ini dilakukan.

  1. Merubah Seluruh Password

Password merupakan pertahanan paling depan dalam melawan akses tidak diinginkan terhadap website. Anda harus selalu menggunakan password unik dan kuat untuk seluruh akun online termasuk situs WordPress, akun FTP, dan database.

Meskipun passwordnya sudah kuat dan telah memenuhi standar, kemungkinan bobol masih tetap ada. Itulah makanya para ahli keamanan di WordPress selalu merekomendasikan untuk merubah password secara reguler. Ini termasuk password untuk area admin, akun FTP atau SSH, dan database.

  1. Membuat Cadangan Secara Lengkap

Membuat cadangan merupakan senjata paling penting. Ada beberapa plugin yang bisa digunakan untuk membuat cadangan ini sehingga akan memudahkan anda untuk membackupnya, karena dilakukan secara otomatis. Namun, terkadang membackup secara otomatis bisa saja tidak bekerja sesuai harapan. Itulah makanya anda harus melakukan backup lengkap secara manual. Setelah dibuat cadangannya, anda harus memastikan bahwa file cadangan tadi telah lengkap dan tidak ada kerusakan. File tadi bisa diletakkan pada Dropbox, Google Drive, dan lain sebagainya.

  1. Memeriksa dan Mengupdate File WordPress

WordPress merupakan sebuah sistem built-in untuk mengatur update untuk sistem operasi WordPress itu sendiri, plugin dan temanya. Anda harus selalu menggunakan versi teranyar dan menjaga seluruh plugin dan temanya telah terupdate pula.

Tetapi, ada beberapa kondisi dimana anda terlewat untuk melakukan update ini. Sebagai contoh, ketika lisensi plugin premium atau listensi tema premium telah berakhir sehingga dia tidak bisa mengupdate otomatis.

  1. Memeriksa dan Menghapus Komentar Spam

Jika anda telah menggunakan Akismet agar terhindar dari komentar spam, dia akan secara otomatis menjaga agar spam tadi tidak muncul. Tetapi terkadang Akismet ini terkecoh dan tidak bekerja secara optimal seperti diharapkan. Untuk itu, anda perlu sekali-kali untuk memeriksa terhadap komentar spam ini untuk memastikan bahwa komentar yang tidak spam tidak ditandai sebagai spam pula oleh si Akismet ini. Setelah seluruhnya diperiksa, anda bisa menghapus seluruh komentar spam dari situs.

  1. Memeriksa Seluruh Formulir Isian

Plugin untuk membuat sebuah formulir, seperti WPForms akan memudahkan anda untuk membuat sebuah formulir di website.  Tetapi jikalau konfigurasinya salah pada server hosting atau di emailnya, terkadang formulir ini akan berhenti saja kerjanya. Anda harus memeriksa seluruh formulir ini di website agar mereka bekerja sesuai harapan.

  1. Mengoptimalkan Database

WordPress menyimpan hampir seluruh data pada databasenya. Isinya berupa seluruh tulisan, komentar, pengguna dan setingan. Dengan berlalunya waktu, terkadang database ini akan menyimpan data yang tidak diperlukan lagi. Dengan demikian akan meningkatkan ukuran file yang harus di backup sehingga akan berefek kepada proses upload, download dan ukuran file backup akan besar. Dengan selalu mengoptimisasi database ini akan membersihkan clutter, mendefrag dan meningkatkan performa situs.

  1. Melakukan Pemeriksaan Kinerja

Kebanyakan pengguna mengoptimisasi kinerja WordPress ketika mereka pertama kali memulai membuat blog dan kemudian melupakannya begitu saja. Sementara, mereka terus saja menambahkan konten-konten baru, menginstal plugin baru, atau bahkan mungkin merubah tema situsnya. Keseluruhan tindakan mereka tersebut akan berakibat terhadap kinerja situs berbasis WordPress. Situs yang lebih cepat tidak saja bagus untuk pengalaman pengguna, tetapi juga akan meningkatkan kinerjanya di mesin pencari. Itulah alasannya kenapa anda harus secara berkala melakukan pemeriksaan terhadap kinerja situs. Sewaktu memeriksa kinerja situs, jangan hanya terbatas pada meningkatkan homepagenya saja, tetapi juga periksa seluruh konten paling populer dan seluruh halaman penting lainnya.

  1. Menemukan dan Memperbaiki Kesalahan 404

Ketika pengguna ingin membuka sebuah halaman yang sudah tidak ada lagi, maka WordPress akan menampilkan halaman kesalahan 404. Kesalahan 404 muncul dikarenakan para pengguna salah ketik halamannya atau halaman tersebut sudah tidak ada lagi, dan ini akan menjadi pengalaman buruk bagi mereka. Itulah sebabnya anda harus memeriksa kesalahan 404 ini.

  1. Mencari dan Memperbaiki Tautan Rusak

Dengan berkembangnya situs, anda mungkin menyadari bahwa beberapa situs luar yang telah anda tautkan pada artikel yang sudah lama mungkin sudah tidak ada lagi sekarang ini. Barangkali ada bertukar nama domain, dan lainnya sudah tidak ada lagi alias mati. Masalah tautan rusak ini tidak hanya terbatas pada tautan eksternal saja. Bisa jadi anda secara tidak sengaja menambahkan gambar yang telah rusak, format tautannya tidak bagus, atau kesalahan eja pada tautan tersebut. Ini akan berakibat pada buruknya pengalaman pengguna dan berakibat pada rasio pentalan situs dan pageviewnya. Anda harus memeriksa tautan rusak ini sebagai kegiatan rutin dalam melakukan perawatan regular situs WordPress. Guna melakukan pemeriksaan ini, silakan pergunakan BrokenLinkChecker.

  1. Meneliti Konten dan Audit SEO

Berikutnya yang perlu dimasukkan dalam daftar perawatan situs adalah memeriksa ulang secara teliti seluruh konten. Untuk memeriksa ini datanya bisa diambil dari Google Search Console dan Google Analytics. Google Analytics menunjukkan dari mana asalnya pengunjung datang ke situs dan apa saja mereka lakukan sewaktu berselancar di website. Dengan adanya data ini anda bisa menemukan halaman apa saja yang mereka kunjungi tetapi tidak melakukan tindak lanjut seperti berbelanja atau menjadi subscriber.

Sementara Google Search Console menunjukkan pencarian analitis dimana anda bisa menemukan kata kunci apa saja yang membawa situs anda tampil di hasil pencarian Google. Anda bisa mensortirnya untuk melihat kata kunci apa saja yang membuat situs anda bisa tampil di halaman pertama sehingga anda bisa memperbaiki artikel-artikel tersebut.

Dan jika anda menggunakan Yoast SEO, maka anda bisa menentukan sebuah kata kunci sebagai kata kunci utamanya, dan Yoast bisa menganalisa konten tersebut apakah cocok dengan kata kuncinya tadi.

Walaupun halaman situs anda telah memiliki nilai SEO tinggi, tetapi tetap butuh perbaikan konten dengan menambah artikel, gambar, dan menautkan antar halaman di website tersebut.

  1. Mengoptimisasi Gambar

Sebuah gambar lebih membutuhkan banyak bandwidth dan waktu sehingga akan mengurangi kecepatan loading sebuah situs. Gambar bermasalah ini bisa diatasi pemecahannya dengan menemukan masalahnya ketika melakukan perawatan ini. Tetapi terkadang juga akan terlewatkan jika gambar tadi terdapat pada artikel cukup populer. Demikian juga jika penulis situsnya tidak satu orang, tetapi beberapa orang, barangkali ada diantara mereka yang tidak terlalu memperhatikan masalah besarnya gambar ini. Dengan melakukan review terhadap gambar dan media library, anda bisa menemukan masalah ini dan melakukan perbaikan.

Untuk mengurangi besar ukuran file bisa digunakan beberapa tool berikut: TinyPNG, jpegmini, dan imageoptin.

  1. Memeriksa Log Keamanan

Terkadang kita tidak menyadari bahwa situs kita telah kena serangan hingga menyadari bahwa situsnya menjadi lebih lambat dan rankingnya menjadi menurun. Kami telah menyampaikan beberapa tindakan keamanan seperti merubah password, membuat cadangan data sebagai langkah pencegahannya. Disamping itu anda juga perlu memeriksa akses situs dan kesalahan log untuk melihat apakah ada aktivitas tidak biasa di situs tersebut. Untuk itu disarankan agar anda menggunakan Sucuri. Sucuri ini merupakan perusahaan yang menawarkan keamanan lebih terhadap firewall situs untuk melindungi situs dari ancaman dari pihak luar.

  1. Troubleshooting

Beberapa tindak perawatan terkadang tidak terlalu mempengaruhi kinerja situs dan tidak terlalu mempunyai efek terhadap fungsi normal situs. Tetapi beberapa bisa membuat lambat loadingnya, seperti memeriksa tautan yang rusak atau menjalankan plugin untuk mengoptimisasi gambar (seperti wpsmushit, imageoptimizer, dan imsanity).

Agar tidak mengganggu kinerja situs dan membuat pengalaman pengguna menjadi buruk, alangkah baiknya jadikan situs tersebut dalam mode maintenance. Selain itu juga bisa dilakukan pada jam atau waktu trafik situsnya tidak terlalu banyak.

Itulah 13 buah perawatan secara regular di situs WordPress semoga bisa membantu anda agar situsnya bisa tampil dengan performa paling bagus di internet.

Free Hit Counters
Web Site Hit Counters

Silakan sampaikan komentar Anda