10 Kesalahan Sewaktu Membangun Link Building

Backlinks merupakan salah satu faktor terpenting agar memperoleh ranking bagus di mesin pencari. Namun akhir-akhir ini banyak pendapat yang mengatakan bahwa tautan sudah tidak ada harganya lagi. Tetapi sesungguhnya, khusus untuk backlink, masih menjadi salah satu faktor terbesar bagi mesin pencari, seperti Yahoo, Bing dan Google, untuk menilai kualitas sebuah situs.

Link building telah menjadi salah satu cara untuk meningkatkan ranking di mesin pencari sejak dulu kala. Namun, sejak diluncurkannya Google Penguin, cara link building ini telah banyak berubah. Jika anda melakukan sedikit saja dalam melakukan link building ini, maka situs anda akan di hokum oleh Google, dan di beberapa kasus bisa jadi di de-index permanen. Oleh karena itu, jika anda ingin melakukan strategi link building, harus ekstra hati-hati.

Berikut ini merupakan beberapa kesalahan yang harus anda hindari saat anda ingin melakukan strategi link building bagi situs anda.

1. Backlinks dari situs yang tidak relevan

Dahulu, sewaktu internet baru mulai marak dan naik daun, memperoleh backlink dari berbagai jenis situs merupakan cara jitu untuk memperoleh backlink dengan gratis. Namun, sejak berubahnya algoritma Google dan seiring dengan kemajuan industri dunia maya, hal itu sudah tidak berlaku lagi. Ini terjadi karena akan melanggar aturan yang telah dicantumkan dalam aturan Webmaster. Namun demikian, jika backlinknya datang dari situs yang relevan maka masih sangat membantu bagi kualitas sebuah situs.

Maksud dari link yang tidak relevan adalah, jika situs anda membahas mengenai teknologi, maka tautan yang datang dari situs pertemanan atau situs yang tidak sejenis merupakan tautan yang tidak relevan dan tidak natural.

2. Tautan dari situs yang mempunyai IP sama

Jika anda mempunyai dua atau beberapa blog yang dikelola dari C-Class IP Address yang sama, maka janganlah sekali-sekali untuk saling menautkan blog tersebut. Situs yang ditautkan itu bisa dihajar oleh penalty oleh Google, bahkan akan di ban selamanya.

3. Menggunakan Anchor Text yang sama

Ketika ilmu SEO baru dikenal, membangun ratusan link dengan anchor text yang sama merupakan cara jitu agar bisa di ranking oleh mesin pencari. Namun, sejak adanya algoritma Penguin, maka penggunaan anchor text yang sama akan berakibat penalti bagi situs anda.

Untuk menghindari hukuman dari Google, sebaiknya gunakan persamaan kata, jangan gunakan kata yang sama di setiap link tersebut.

4. Memperoleh link dari halaman yang mempunyai banyak outbound link

Jika sebuah halaman situs mempunyai terlalu banyak tautan, maka nilai SEOnya akan rendah. Dan paling parahnya lagi, halaman situs itu terlihat seperti spam dan berkualitas rendah. Untuk itu hindarilah menautkan situs anda pada halaman yang telah mempunyai banyak outbound link tersebut.

5. Tenggang waktu membuat link

Jika anda baru membuat sebuah blog, jangan pernah sekalipun untuk secara agresif menautkan situs anda ke situs lainnya. Buatlah jarak waktu yang cukup, sehingga tautan tersebut terlihat lebih natural dan sesuai dengan jumlah tulisan di blog tersebut. Misalnya, dalam satu hari anda menautkan situs anda ke 100 atau 200 buah blog. Hal ini akan terlihat tidak natural di Google. Akibatnya anda akan di beri penalti.

Anda cukup secara perlahan saja menautkan ke situs yang relevan. Misalnya bulan pertama cukup ditautkan ke 20 situs saja, dimana anda menautkannya bisa 1 atau dua buah tautan per harinya, disamping tulisan di blog tersebut pun anda tambah secara reguler. Lantas bulan berikutnya naik menjadi 30 yang dilakukan secara berkala. Begitu seterusnya. Untuk menautkan ini tidak ada ketentuan berapa batasan backlink yang boleh dibuat. Makanya janganlah terlalu agresif dan selalu berhati-hati.

6. Link dari halaman yang tidak di indeks atau de-index di Google

Jika anda memperoleh link dari halaman yang tidak diindeks oleh Google, hal ini bakalan sia-sia belaka, karena halaman tersebut tidak bisa di rayapi oleh mesin pencari, sehingga link tersebut tidak ada nilainya sama sekali.

Jika anda mempunyai link dari halaman yang telah di de-index oleh Google (bisa jadi dikarenakan halaman tersebut kena hukuman), ini merupakan permasalahan serius bagi anda. Selalulah periksa halaman tersebut apakah di indeks atau tidak oleh Google sebelum menautkan link di sana.

7. Tautan Nofollow

Link yang nofollow tidak mempunyai nilai sedikitpun. Oleh karenanya link seperti ini tidak akan membantu blog anda untuk meningkatkan rankingnya di mesin pencari. Makanya, sewaktu mempraktekkan link building, pastikanlah bahwa backlink anda tersebut merupakan dofollow.

8. Memperoleh link hanya untuk Homepage saja

Jika anda membangun link hanya untuk homepagenya saja, ini juga akan dilihat oleh Google sebagai sesuatu yang tidak natural dan Google menganggap bahwa anda mempunyai niat untuk memanipulasi page rank. Oleh karena itu anda haruslah fokus kepada situs secara keseluruhan, dan juga buatlah link secara internal. Poin utamanya adalah backlink tersebut haruslah terlihat senatural mungkin.

9. Jangan terlalu banyak interlink

Interlink di sini maksudnya adalah menautkan masing-masing halaman di blog anda. Halaman A ditautkan dengan halaman B, C, D dan seterusnya. Dalam satu halaman cukup tautkan 3 buah halaman lain dari blog pada tulisan tersebut. Jangan terlalu banyak.

Kesimpulan

Link building saat sekarang ini masih sangat penting untuk meningkatkan ranking di mesin pencari seperti Google, Yahoo dan Bing. Oleh karena itu, anda harus mengetahui cara terbaik untuk membuat link building tersebut sehingga anda terhindar dari hukuman yang mungkin bisa anda dapatkan jika melakukan kesalahan. Jika anda masih perlu referensi lainnya tentang bagaimana strateginya, silakan kunjungi tulisan saya tentang strategi link building untuk meningkatkan SEO.

Jika menurut anda ada hal-hal lain yang masih kurang atau kesalahan, silakan sampaikan di kolom komentar.

Silakan sampaikan komentar Anda