10 Cara Menggunakan Instagram Untuk Bisnis

Salah satu hal yang menantang agar tampil secara konsisten di Instagram atau media sosial lainnya bagi sebuah produk atau brand adalah selalu memposting hal-hal yang berkaitan dengan produk atau brand tersebut. Tiap postingan haruslah mempunyai hubungan dengan bisnis yang sedang kita geluti. Hal ini tentu saja bisa membuat anda menjadi frustrasi.

Tetapi apakah boleh memposting gambar yang tidak ada kaitannya dengan brand atau gambarnya berkualitas rendah? Yang penting kita selalu posting sesuatu. Apakah bisa demikian? Untuk itu kita akan membahas sebagai berikut ini.

Kita semua telah mengetahui bahwa:

Sebagai brand, kita harus selalu aktif di Instagram agar follower selalu tertarik dengan produk dan selalu terhubung dengan perusahaan.

Kita tidak bisa hanya memposting status yang abal-abal atau berkualitas rendah, yang mengakibatkan follower menjadi kecewa.

Cara terbaik adalah agar selalu memposting secara regular, terus menerus dan konsisten dengan membuat skedul yang teratur dalam mempostingnya.

Barangkali anda telah mempunyai beberapa buah gagasan atau cadangan foto atau video yang ingin dibagikan melalui Instagram, atau telah mengetahui materi apa saja yang memperoleh tanggapan paling baik di Instagram. Tetapi, bagaimana jika anda telah kehabisan ide? Bagaimana supaya anda tetap mempunyai antusiasme tinggi ditambah dengan postingan tersebut harus tetap relevan? Apa yang akan anda lakukan ketika rasa bosan mulai menyergap?

Untuk itulah anda membaca tulisan ini, dimana saya akan membagikan 10 gagasan agar bisa memposting secara regular di Instagram. Jika anda mulai jenuh atau kehabisan ide, anda bisa menjadikan tulisan ini sebagai titik awal dalam mencari ide untuk di tayangkan. Cobalah fikirkan tentang brand anda atau bisnis anda, dan kita lihat apakah anda bisa menemukan kecocokan dengan konsep ini terhadap strategi pemasaran anda melalui materi visual.

1. Publikasikan Kejadian Di Belakang Layar

Manusia itu punya rasa ingin tahu. Dengan mempublikasikan apa yang terjadi di belakang layar dalam suatu acara yang dibuat oleh perusahaan atau brand, anda membuat mereka penasaran. Karena anda memberikan akses untuk mempertontonkan sesuatu yang jarang mereka lihat atau ketahui atau mungkin tidak boleh semua orang mengetahui. Mungkin anda bisa memberikan sedikit akses ke dalam kantor atau posko acara dimana biasanya akses tersebut diperuntukkan hanya untuk yang berkepentingan saja, tidak untuk umum. Anda bisa membagikan perjalanan suatu kejadian, memperlihatkan kru sedang mempersiapkan suatu kegiatan, atau bisa jadi anda menceritakan tentang apa yang terjadi di balik pengambilan foto iklan anda. Intinya, semua orang ingin merasa dihargai dan dikhususkan, apalagi jika diberi akses khusus. Hal ini akan menjadikan mereka fan anda.

2. Berikan sesuatu yang khusus terhadap produk atau layanan anda

Jika anda seorang pebisnis, anda biasanya menjual sesuatu. Apakah itu berbentuk fisik atau berupa layanan jasa. Apapun itu, anda harus menemukan sebuah cara untuk menunjukkannya dengan selera tinggi. Seni berjualan di Instagram adalah keseimbangan dalam membagikan posting plus penjualan. Artinya, anda tidak bisa terang-terangan mempos iklan anda saja di hadapan mereka sepanjang waktu dan berharap mereka akan loyal terhadap anda. Temukanlah bagaimana menawarkan produk anda sehingga terlihat natural dan tidak seperti beriklan.

3. Kutipan dan Pesan Yang Menginspirasi

Fikirkanlah tentang nilai dasar bisnis anda, atau misi dasar perusahaan. Pergunakan misi atau nilai tersebut sebagai sebuah kutipan sehingga bisa menjadi motivasi bagi follower anda. Atau bisa juga anda ambil dari kutipan orang-orang terkenal yang pada dasarnya masih terkait dengan nilai dasar perusahaan. Dengan kutipan atau pesan menginspirasi tersebut, anda dapat membuatnya dalam bentuk gambar. Di dalam gambar tersebut bisa dimunculkan tulisan itu beserta foto pimpinan perusahaan atau diri anda sendiri. Silakan anda improvisasikan dan pergunakan ide kreatif anda. Untuk membuatnya bisa mempergunakan aplikasi Canva atau Pablo.

4. Flat Lay

Flat Lay adalah sebuah foto dimana objeknya diletakkan di atas benda datar dan pengambilan fotonya diambil dari arah atas.  Objek foto seperti ini merupakan salah satu tipe foto paling populer di Instagram (selain foto selfi tentunya). Anda bisa membuat image berbentuk flat lay ini dengan mengkreasikan berbagai bentuk produk atau jasa yang anda jual.

5. Membuat Permintaan Tindakan

Cara terbaik untuk terhubung dan membangun sebuah komunitas adalah dengan meminta audien untuk merespon langsung terhadap postingan. Anda bisa memberikan sebuah pertanyaan dengan foto anda, kemudian mereka diminta untuk menjawabnya di bagian komentar, atau informasikan kepada mereka tentang newsletter atau mungkin ajak mereka mengunjungi blog anda. Buatlah sebuah perlombaan atau tantangan dimana follower diharuskan untuk mempergunakan sebuah hashtag khusus agar engagementnya bisa terlacak. Berikan mereka beberapa petunjuk melalui gambar tersebut.

6. Buatlah Sebuah Serial Mingguan

Ketika anda telah mempunyai banyak penggemar, anda bisa melihat foto mana saja yang paling banyak mendapat like dan komentar  dibandingkan foto lainnya. Untuk melacaknya bisa dipergunakan alat analitik seperti Iconosquare. Dengan alat ini anda bisa menemukan tipe postingan seperti apa yang paling populer selama ini. Dengan menggunakan informasi ini, cobalah sisihkan waktu untuk membuat sebuah seri cerita foto. Misalnya, tiap hari senin pagi, anda posting tentang semangat untuk bekerja keras dan sebagainya. Lakukan hal ini terus menerus dengan mempergunakan hashtag khusus untuk seri hari senin pagi tersebut, tentu saja para follower anda bisa ikut berpartisipasi memeriahkan seri ini.

7. Pergunakan Konten Follower Anda

Jika langkah nomor 6 telah berjalan dengan baik, anda bisa mengajak follower untuk berkontribusi terhadap seri mingguan yang telah anda laksanakan. Anda bisa mempergunakan foto mereka (tentunya dengan seizing mereka) sebagai postingan anda di Instagram. Untuk melakukannya anda cukup menelusuri kembali hashtag khusus tadi, lantas pilihlah foto yang telah dibuat oleh fans anda, kemudian posting ulang sebagai postingan anda kembali. Ada dua keuntungan, yaitu anda tidak perlu repot-repot membuat konten dan kedua anda bisa melibatkan follower setia anda sebagai bagian dari perusahaan. Mereka tentu saja akan merasa sangat bangga karena karya mereka anda hargai.

8. Kultur Perusahaan

Jika anda seorang wiraswasta, akan sangat mudah untuk terlihat sisi “manusia” perusahaan di media sosial, karena anda memang seorang manusia. Follower anda akan lebih peduli kepada anda karena anda mengerjakan segalanya sendirian. Mereka akan melihat anda sebagai real manusia, dan mereka bisa berhubungan hingga tingkat personal. Tetapi jika anda mempunyai sebuah perusahaan dengan banyak karyawan, mengoperasikan sebuah akun agar terlihat sebagai “manusia” di media sosial merupakan tantangan tersendiri. Walaupun demikian, hal ini tidaklah mustahil. Perusahaan, baik itu besar maupun kecil, bisa menggunakan Instagram untuk memperlihatkan karyawan teladan mereka, menginformasikan kegiatan amal dan sebagainya. Biasanya, manusia lebih suka bekerja dan belanja dengan “orang”. Dengan membuka diri dan membagikan bagian kultur perusahaan akan membangun kepercayaan dan otoritasnya kepada publik.

9. Posting Ulang

Media sosial tentang bersosialisasi dan membangun komunitas. Itulah alasannya kenapa cara terbaik untuk menggunakannya adalah dengan 1/3 postingan mengenai promosi dan bisnis dan 2/3 lainnya tentang berbagi tentang kultur atau budaya perusahaan, berinteraksi dengan follower, mengucapkan ucapan selamat terhadap orang disekitar kita. Carilah orang yang menginspirasi atau memotivasi anda, lantas anda posting ulang. Mungkin anda dapat memposting materi pertemuan di saat menghadiri sebuah pertemuan dan mempelajari sesuatu yang sangat bermanfaat untuk orang lain. Memposting tentang seseorang yang anda kagumi merupakan sebuah penghargaan dan juga sebagai ucapan terima kasih anda kepada mereka, sehingga follower anda bisa mengetahuinya.

10. Rekomendasikan Produk Orang Lain

Anda bisa mereview sebuah produk, memberikan pendapat pribadi mengenai sebuah buku yang sedang anda baca atau membagikan lagu kesukaan melalui akun Instagram. Membagikan informasi seperti ini (tidak hanya berisi iklan produk saja) akan memberikan ruang ke follower anda tentang siapa diri anda. Postingan seperti ini sudah tentu haruslah selalu berkaitan dengan nilai dasar perusahaan.

Demikianlah 10 ide yang barangkali bisa digunakan sebagai starting point jika anda mengalami kebosanan atau kehabisan ide sewaktu memposting di akun Instagram anda. Selain itu, Facebook pun salah satu media sosial paling efektif untuk meningkatkan penjualan anda.

Jika anda mempunyai keraguan, pendapat dan pengalaman pribadi, silakan sampaikan melalui komentar.

Silakan sampaikan komentar Anda